Headline

Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

ERA BARU PARTAI DEMOKRAT MEMBAWA ANGIN SEGAR UNTUK RAKYAT

Written By Jefri chaniago on Minggu, 31 Maret 2013 | 08.29



Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Syarief Hasan sebagai Ketua Harian partai tersebut dalam kongres luar biasa yang berlangsung di Bali hari Minggu
Selain Syarief Hasan, Yudhoyono juga menunjuk Marzuki Alie sebagai Wakil Ketua Majelis Tinggi menggantikan Anas Urbaningrum dan EE Mangindaan sebagai Ketua Harian Dewan Pembina.
Dalam pernyataannya hari ini seusai memilih Syarief Hasan, Yudhoyono mengatakan roda partainya kini telah bisa berjalan kembali.
Dia juga mengatakan ketiga pejabat partai ini akan memainkan peran aktif dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian.
"Dengan demikian partai ini sudah bisa bekerja sesuai dengan peran tugas dan fungsinya," kata Susilo Bambang Yudhoyono seusai mengumumkan posisi pengurus baru.
"Manajemen organisasi sehari-hari telah saya mendatkan untuk dipimpin dan koordinasikan pejabat-pejabat harian."
 Denpasar: Ketua Umum Partai Demokrat Doktor Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hanya ingin menjadi ketua umum sementara sampai elektabilitas partai menjadi pulih dan normal kembali. SBY juga meminta agar Partai Demokrat tidak tergantung pada figur perorangan, termasuk figur dirinya.
“Partai modern tidak boleh tergantung figur,” kata SBY saat dalam pidato politik pertamanya setelah terpilih sebagai ketua umum partai dalam KLB di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu, 30 Maret 2013.
Ia mengatakan partai modern haruslah bisa maju antara lain karena platform dan mesin partai.
Justru kedepan, kata SBY, ia harus menghilang pelan-pelan sebagai figur di partai berlambang bintang segitiga merah putih tersebut.
 “Bahwa KLB sebenarnya tak pernah dikendaki atau juga tidak pernah dirancang. KLB ini terpaksa kita lakukan karena adanya keadaan darurat di partai kita. Dalam arti PD setelah Pak Anas Urbningrum menyatakan berhenti, tidak memiliki ketua umum,” kata SBY dalam pidato politik pertamanya setelah terpilih sebagai ketua umum partai dalam KLB di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Bali.
Ia menambahkan, jika KLB ini harus ada ketua umum, maka mesti kita pahami, jabatan ketua umum ini sementara meskipun tetap sah dan resmi.
“Jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan legitimasi kepada siapa pun yang diberi mandat oleh partai untuk mengikuti proses pemilu 2014, misalnya menandatangani DCS, misalnya Plt Ketua Umum, KLB ini juga tak perlu kita dilaksanakan… Tetapi karena hal itu tidak dimungkinkan, maka sekali lagi kita terpaksa menggelar KLB,” ujar SBY
Tb Irvannul Hakim salah satu anggota Dewan wakil Ketua Fraksi Tangerang Selatan dari partai Demokrat  liwat telepon selulernya mengatakan" ini era yang membawa angin segar buat anggota dan rakyat yang selama ini menunggu keputusan dari SBY untuk mengambil langkah yang sangat tepat untuk partai Demokrat dan sangat tepat ketua Umum menunjuk ketua harian partai yang akan melaksanakan pekerjaan partai ,"ujar Tb Irvannul Hakim .(Lucha)


PROGRAM KUBE DESA RAMEA KECAMATAN MANDALAWANGI DIDUGA BERMASALAH

Written By Jefri chaniago on Jumat, 29 Maret 2013 | 03.28




Pandeglang,Media Kota
Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) tahun 2012  dari Departemen Sosial yang diserahkan ke ke kelompok Ramea III Kecamatan Mandalawangi Pandeglang diduga bermasalah,pasalnya hasil pantauan wartawan Media kota,Jum’at (22 /3)kelokasi kelompok ramea III penerima program untuk pembelian kambing di Desa Ramea tempatnya dikampung Cikupa ternyata  tidak ditemui seekorpun kambing dikandang hasil bantuan dari pemerintah itu,saat mau dikonfermasi ketua kelompok kekediamannya tidak bisa ditemui.salah satu ketua Rt dikampung cikupa endin saat dikonfermasi mengatakan saya tidak tahu menahu program itu karena tidak ada koordinasi dengan ketua rt” saya tidak tahu menahu program itu karena tidak ada koordinasi dengan ketua rt”kata endin,ditempat terpisah Pendamping Program KUBE kecamatan Mandalawangi Ucu saat ditemui dirumahnya mengatakan bahwa kambing tersebut ada tapi dibawa kerumah masing-masing anggotanya dengan alas paktor keamanan karena jarak kandang kambingnya jauh dari rumah anggota kelompok” kambing tersebut ada tapi dibawa kerumah masing-masing anggotanya dengan alas paktor keamanan karena jarak kandang kambingnya jauh dari rumah anggota kelompok”ujar ucu
 Ditempat terpisah ketua LSM Asosiasi Masyarakat Untuk hutan Hijau (ASUH) Kabupaten Pandeglang saat dikonfermasi Wartawan,Jum’at(29/3) menegaskan Pemerintah harus mengkroscek kebawah agar bantuan tersebut tepatsasaran dan kalau ada penyimpangan agar pemerintah menindak tegas oknum yang melakukan penyimpangan tersebut “Pemerintah harus mengkroscek kebawah agar bantuan tersebut tepatsasaran dan kalau ada penyimpangan agar pemerintah menindak tegas oknum yang melakukan penyimpangan tersebut”(Edi)

RW 016 PEDONGKELAN BENTUK KEGIATAN PEMUDA





















Kapuk pedongkelan Mediakotaonline.com
Pemuda-pemudi Kapuk pedongkelan jakarta Barat kembali aktif dalam  kegiatan kepemudaan rw 016 kapuk untuk memantau dan mendukung program pemerintahan JOKOWI .Pemuda dan warga sangat antusias mendukung Program yang di sampaikan oleh tokoh pemuda kapuk Pedongkelan.
Hasil dari pertemuan pemuda lima Rt(08,09,022,023,024) membahas tentang kepedulian lingkungan yang saat ini sangat merisaukan contohnya seperti  tawuran,narkoba hingga masalah kebersihan lingkungan.
Dari masalah itu warga khususnya pemuda tergerak untuk membuat suatu wadah kepemudaan yang menanamkan jiwa gotong royang dan kepedulian terhadap lingkugan yang saat ini sudah mulai tergerus oleh budaya asing, yang nantinya wadah tersebut menjadi motor perubahan dilingkungan  dan  membuat pemuda makin peduli kepada lingkungan di sekitarnya maupun di luar lingkungan mereka,  kegiatan tersebut membantu sejumlah orang tua makin tenang karna anak mereka menjadi punya kegiatan yang positif dan menjaukan dari tindakan yang melanggar hukum  “ketika MK wawancara denagan RT setempat sebut saja EMULYADI “ saya sebagai RT benar-benar mendukung  kegiatan dan semoga dengan adanya wadah semacam ini bisa membuat perubahan dilingkungan dan menjaukan tindakan yang merugikan orang lain dan berharap untuk terus maju ”UNGKAPAN, kegiatan tersebut juga dapat dukungan dari bapak.H RISAN HM,MSi selaku lurah Kapuk, beliaupun menyambut positif dan mendukung kegiatan yang di adakan oleh wadah pemuda yang ada di RW 016,
MK WAWANCARA dengan sdr.ADUL 31/03” saya sebagai ketua tim pelaksana tergerak hati untuk membuat wadah pemuda diwilayah saya, di karnakan masuknya budaya hedonisme mengakibatkan tarap kepedulian terhadap lingkungan sudah mulai dilupakan dan berharap dengan di bentuknya wadah pemuda dapet mengembalikan nilai-nilai bangsa yang mengutamakan sifat gotong royong. Kegiatan kerja bakti untuk membersikan gorong-gorong dan mensosialisasikan kepada warga tentang hidup sehat untuk mencegah segala penyakit…..UBAEDILAH 

KADES CIKADUEN RESMI DILANTIK

Written By Jefri chaniago on Kamis, 28 Maret 2013 | 08.54




Pandeglang,Media Kota
Kepala Desa Cikaduen Kecamatan Cipeucang Pandeglang Banten priode 2013-2018 Senin(25/3)Resmi dilantik oleh camat Cipeucang S.Suhendi.SH.atas nama Bupati Pandeglang,pelantikan dimulai dari pukul 14.00 sampai dengan pukul 16.00 bertempat di gedung SDN 4 Cikaduen.acara pelantikan dihadiri Muspika Kecamatan dan ratusan masyarakat serta tamu undangan.
Dalam sambutannya S.Suhendi Camat Cipeucang menghimbau kepada Kepala Desa yang baru dilantik agar lebih mensukseskan program pemerintah, menjunjung tinggi sumpah jabatan dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati serta menjalin koordinasi dengan pihak kecamatan”Saya menghimbau kepada Kepala Desa yang baru dilantik agar lebih mensukseskan program pemerintah, menjunjung tinggi sumpah jabatan dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati serta menjalin koordinasi dengan pihak kecamatan”ungkap Suhendi dalam sambutannya. (Idis)

Pembangunan Alpamart disegel BP2T dan di segel satpol PP

Written By Jefri chaniago on Rabu, 27 Maret 2013 | 08.18


                                                  
                                    Pembangunan Alpamart disegel BP2T dan di segel satpol PP.(gun)
 TANGERANG mediakotaonline.com
Maraknya progres pembangunan di kota tangerang selatan kota yang berdiri seumur Bayi  lahir pecahan dari Kabupaten Tangerang hal ini di langgar oleh salah satu perusahaan Alpamart  yang baru saja selesai progres membangun oleh kontraktor Nakal jelas-jelas tidak memiliki IMB dari BP2T.  
Badan Pelayanan Perijinan Terpadu ,BP2T Kota Tangerang Selatan tidak segan-segan langsung memberhentikan aktifitas kegiatan pembangunan Alpamart  yang sudah selesai  rampung pekerjaannya oleh kontraktor di jln raya Gading serpong melalui Papan Segel saktinya mereka mengacu kepada Perda N0.14 tahun 2011 tentang ijin mendirikan bangunan IMB.
Wasbang BP2T kota tangerang Selatan ketika mengecek ulang kembali supaya tidak adanya kejanggalan di lapangan dan mau mencoba mengarahkan kepada pihak pengusaha supaya daptar registrasi IMB ke bagian pelayanan, pihak Alpamart tersebut ternyata benar-benar mau mengadakan aktifitas kegiatan penjualan produk alpamart sudah sesuai pesanan yang sudah siap layak jual.
H.sukanta selaku Kasat pol Pp kota tangerang selatan ketika ditemui oleh media bangsa (27/3), saya sudah mendapatkan surat dari BP2T kota tangerang Selatan  untuk menindak lanjuti pembangunan Alpamart yang tidak memiliki IMB tersebut, bangunan tersebut sudah di Segel oleh BP2T tangerang selatan,Satpol PP tangerang selatan juga akan mengeluarkan Segel Penyetopan bangunan Alpamart  karna pihak pengusaha sudah mengabaikan 2 Peraturan Daerah ,kedepannya kami akan selalu memantau Alpamart kalau memang pengusaha tersebut tidak mau mendaptarkan juga ke BP2T kami selaku satpol pp tangerang selatan akan membongkar bangunan alpamart tersebut.(gun) 

WARGA KELUHKAN KEBIJAKAN RS SILOAM LIPPO KARAWACI PAGAR BETON MENUTUP AKSES MEREKA











TANGERANG – MK 
Warga Kampung Dadap RT02/03 dan RT01/03 Kel. Bencongan Indah Kec. Kelapa Dua Kab Tangerang, mengeluhkan kebijakan pihak managemen Rumah Sakit(RS) Siloam Lippo Karawaci yang menutup akses masuk lewat pintu belakang. Pagar beton yang telah berdiri bertahun-tahun ini menutup kesempatan warga untuk memperoleh manfaat secara ekonomi dari berdirinya rumah sakit.
MK saat investigasi melihat bagaimana sulitnya karyawan, dan pengunjung RS untuk membeli sesuatu, seperti air mineral, makanan ringan dan sebagainya lewat belakang. Salah seorang warga yang mengaku penduduk pribumi  mengatakan tembok beton ini menutup peluang warga yang berdagang untuk memperoleh pembeli dari pengunjung dan karyawan RS.
“Sebelum pagar beton ini berdiri, pengunjung dan karyawan RS dapat dengan mudah membeli sesuatu lewat belakang. Dan ini juga menambah omset pedagang warung. Sekarang kita sulit untuk transaksi. Orang-orang yang di dalam rumah sakit untuk beli sesuatu  kita kasih lewat lubang dibawah tembok,” keluhnya.
Awing, salah seorang warga saat ditemui MK mengatakan, kebijakan managemen RS Siloam untuk menutup akses, dengan mendirikan pagar beton sangat merugikan pedagang warung kecil di belakang rumah sakit, yang kebanyakan dari mereka adalah pribumi.
“Pagar beton ini menunjukan sikap dan kebijakan RS Siloam yang tidak mau bersentuhan dengan warga sekitar. Dengan ditutupnya akses, warga tidak dapat memperoleh manfaat secara ekonomi dari keberdaan rumah sakit. Ini juga menandakan keangkuhan managemen RS, karena mereka pikir ini jalan mereka, bukan untuk umum,”jelas Awing.
Awing berharap pihak RS Siloam mau berdialog untuk membahas persoalan ini. Sehingga ada hubungan sinergis yang saling menguntungkan. Dan keberadaan RS Siloam Lippo Karawaci dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, baik secara sosial maupun ekonomi.
Pihak managemen RS Siloam saat dikonfirmasi media ini, sulit ditemui. Salah seorang recepsionist mengatakan para penentu kebijakan sedang rapat sehingga belum bisa ditemui.  “Managemen lagi pada rapat Pak, besok lagi aja datangnya,” ujarnya.
Aktivis sosial H. Usman Muhammad dari Gerakan Muda Indonesia(GEMINDO) Tangerang Raya saat dimintai pendapatnya mengatakan pihak RS Siloam Lippo Karawaci harus bisa bersentuhan dengan masyarakat sekitar. Usman berharap pihak RS segera membuat pintu di pagar beton tersebut, sehingga  warga sekitar yang berdagang di sekitar dapat memperoleh manfaat secara ekonomi.
“Pihak RS harus berbesar hati, karena kebijakan apapun dari managemen harus dapat mengakomodir realitas sosial masyarakat di sekitarnya,” ujar Usman. (lucha)  





SEJARAH BERDIRINYA KABUPATEN PANDEGLANG DAN PEMIMPINNYA

Written By Jefri chaniago on Selasa, 26 Maret 2013 | 18.24


Pandeglang Mediakota online.com

 Sekilas Sejarah Pandeglang

Menurut Staatsblad Nederlands Indie No. 81 tahun 1828, Keresidenan Banten dibagi tiga kabupaten: Kabupaten Utara yaitu Serang, Kabupaten Selatan yaitu Lebak dan Kabupaten Barat yaitu Caringin.
Kabupaten Serang dibagi lagi menjadi 11 (sebelas) kewedanaan. Kesebelas kewedanaan tersebut yaitu: Kewedanaan Serang (Kecamatan Kalodian dan Cibening), Kewedanaan Banten (Kecamatan Banten, Serang dan Nejawang), Kewedanaan Ciruas (Kecamatan Cilegon dan Bojonegara), Kewedanaan Cilegon (Kecamatan Terate, Cilegon dan Bojonegara), Kewedanaan Tanara (Kecamatan Tanara dan Pontang), Kewedanaan Baros (Kecamatan Regas, Ander dan Cicandi), Kewedanaan Kolelet (Kecamatan Pandeglang dan Cadasari) Kewedanaan Ciomas (Kecamatan Ciomas Barat an Ciomas Utara) dan Kewedanaan Anyer (tidak dibagi kecamatan).
Menurut sejarah, pada tahun 1089 Banten terpaksa harus menyerahkan wilayahnya yaitu Lampung kepada VOC (Batavia). Saat itu Banten dipimpin oleh Sultan Muhamad menyusun strategi untuk melawan kekuasaan VOC. Sultan Muhamad menjadikan Pandeglang sebagai wilayah untuk menyusun kekuatan. Kekuatan kesultanan dipencar kepelosok Pandeglang seperti di kaki gunung Karang dan di pantai.
Pandeglang dalam percaturan sejarah kesultanan Banten telah terbukti merupakan daerah yang strategis. Hal ini bisa terlihat dari berbagai peninggalan sejarah yang terdapat di wilayah Pandeglang. Semua itu bukan hanya membekas pada benda yang berwujud, tapi juga membekas pada kultur kehidupan masyarakat Pandeglang.
Peninggalan sejarah kesultanan Banten masih nampak terlihat dari seni budaya yang ada di Pandeglang. Misalnya saja, Pandeglang merupakan Kota Santri dan Pandeglang terkenal dengan daerah yang historis, patriotis dan agamis. Julukan ini tidak serta merta timbul dengan sendirinya, akan tetapi merupakan bentangan sejarah telah mencatatnya.
Saat ini Pandeglang tetap merupakan wilayah yang strategis di wilayah Provinsi Banten. Sejarah kembali mencatat, Pandeglang dengan tokoh-tokoh masyarakatnya memberi andil besar dalam pembentukan Provinsi Banten. Sejarah Pandeglang mencatat juga, bahwa saat dipimpin oleh Bupati H. A. Dimyati Natakkusumah, Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta di Kabupaten Pandeglang Bebas Biaya Sekolah dan pada tahun 2007 pembangunan sarana pendidikan dibangun dengan menggunakan rangka baja. Kembali kepada sejarah terbentuknya Kabupaten Pandeglang sejak tanggal 1 April 1874, tanah-tanah gubernur kecuali Bativia dan Keresidenan Priangan telah Banten telah ditentukan, bahwa:
a. Jabatan Kliwon pada Bupati dan Patih dari Afdeling Anyer, Serang dan Keresidenan Banten dihapuskan.
b. Bupati mempunyai pembantu, yaitu mantri Kabupaten dengan gaji 50 gulden.
c. Kepala Distrik mempunyai gelar jabatan wedana dan Onder Distrik mempunyai jabatan Asisten Wedana.
Berdasarkan Staatsblad 1874 NO. 73 Ordonansi tanggal 1 Maret 1874 mulai berlaku 1 April 1874 menyebutkan pembagian daerah, diantaranya Kabupaten Pandeglang dibagi 9 distrik atau kewedanaan. Pembagian ini menjadi Kewedanaan Pandeglang, Baros, Ciomas, Kolelet, Cimanuk, Caringin, Panimbang, Menes dan Cibaliung.
Menurut data tersebut di atas, Pandeglang sejak tanggal 1 April 1874 telah ada pemerintahan. Lebih jelas lagi dalam ordonansi 1877 Nomor 224 tentang batas-batas keresidenan Banten, termasuk batas-batas Kabupten Pandeglang dalam tahun 1925 dengan keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 14 Agustus 1925 nomor XI. Maka jelas Kabupaten Pandeglang telah berdiri sendiri tidak di bawah penguaasaan Keresidenan Banten.
Dari fakta-fakta tersebut di atas dapat diambil beberapa alternatif, yaitu pada tahun 1828 Pandeglang sudah merupakan pusat pemerintahan distrik. Pada tahun 1874 Pandeglang merupakan kabupaten. Pada tahun 1882 Pandeglang merupakan kabupaten dan distrik kewedanaan. Dan pada tahun 1925 kabupaten Pandeglang telah berdiri sendiri. Atas dasar kesimpulan-kesimpulan tersebut di atas, maka disepakati bersama bahwa tanggal 1 April 1874 ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Pandeglang.

 Kepemimpinan di Pandeglang

Nama-nama Bupati Caringin/Menes masa jabatan 1827-2907, yaitu R.T. Mandoera Radja Djajanegara (1827-1840), R.T. Wiradidjaja (1840-1849), R.T.Koesoemanegara (1849-1849), R.T.Aria Adipati Soerjanegara (1849-1872), R.T. Dajanegara (1872-1883), R.T. Adipati Koesoemadiningrat (1883-1896), R.T. Soera Adiningrat (1896-1898) dan R. Soeria (1898-1908).
Sedangkan nama-nama Bupati Pandeglang masa jabatan dari tahun 1848 yaitu R.T. Aria Tjoncronegoro (1848-1849), R.T.Aria Natadiningrat (1849-1870), R.T. Pandji Gondokoesoemo I (1870-1870), R.T.Soetadindingrat (1870-1888), R.T.Abdul Gafoer Soerawinangoen (1888-1898), R.T.Soera Adiningrat (1898-1910), R.T. Mas Kanta Astrawijaya (1910-1914), R.T. Adipati Hasan Kartadiningrat (1914-1927), Rd. Aria Adipati Wiriaatmadja (1927-1927), Rd. Aria Adipati Soerja Djajanegara (1927-1941).
Selanjutnya, nama-nama Bupati Pandeglang pada era kemerdekaan, yaitu R.T. Mr. Djoemhana Wiraatmadja (1941-1945), K.H. Tb. Abdoelhalim (1945-1947), Mas Soedibjadjaja (1947-1948), Mas Djaja Rukmantara (1948-1949), Rd. Hola Sukmadiningrat (1949-1956) Rd. Moch. Noch Kartanegara (1956-1957), Rd. Lamri Suriaatmadja (1957-1957), Rd. Muhdas Suria Haminata (1957-1958), Rd. Harun (1958-1959), M. Ebby (1959-1961), Rd. Moch. Sjahra Sastrakusuma (1961-1964), Rd. Akil Achjar Mansjur (1964-1964), Rd. Syamsudin Natadisastra (1964-1968), Drs. Rd. Machfud (1968-1968), Drs. Karna Suwanda (1968-1973), Drs. H. Karna Suwanda (1973-1975), Drs. H. Karna Suwanda (1975-1980), Drs. Suyaman (1980-1985), Drs. H. Suyaman (1985-1990), H.M Zein, BA (1990-1995) Drs. H. Yitno (1995-2000), H.A. Dimyati Natakusumah, SH, MH (2000-2009) dan Drs. H. Erwan Kurtubi, MM (28 Oktober 2009 s/d sekarang)
Sedangkan Drs. H. Erwan Kurtubi, MM memangku jabatan Bupati Pandeglang dimulai pada 28 Oktober 2009 s/d saat ini yang sebelumnya mendapat kepercayaan dari masyarakat melalui pemilihan langsung pertama kali dalam sejarah perpolitikan di Pandeglang sebagai wakil bupati pandeglang pada periode 2005-2009. Beliau merupakan Bupati yang ke 34 secara urutan periode, sedangkan secara berurutan nama merupakan Bupati Pandeglang yang ke 30. Hal ini disebabkan ada beberapa orang bupati yang menjabat lebih dari satu periode kepemimpinan (Humas )

Kapolres Metro Tangerang,Acuh Terhadap Dugaan Penganiayaan Wartawan Hingga Tewas

Written By Jefri chaniago on Jumat, 22 Maret 2013 | 19.36


Tangerang,-Mediakotaonline.com
Masih misteriusnya penyebab kematian Alvin Wahyudi Lakoni, 38, disesalkan oleh pihak keluarga dan masyarakat. Terlebih Alvin meninggal dunia ketika sedang melakukan investigasi terhadap penjualan daging celeng yang dioplos daging sapi menjadi bakso.
Ada dugaan Alvin tewas karena dianiaya sekelompok lelaki di Pasar Anyar Tangerang. Namun oleh polisi kematiawan wartawan tersebut karena kecelakaan lalulintas.
Mansur, Pemimpin Banten Pantura Pos (BPP)  mengaku kecewa dengan hasil penyelidikan Polres Metro Tangerang yang menyimpulkan korban tewas akibat kecelakaan di Jalan Juru Mudi, Batuceper, Kota Tangerang.
Padahal, pihak keluarga dan rekan kerja korban melihat mencurigai luka-luka di tubuh korban bukan berasal dari kecelakaan, melainkan luka bekas penganiayaan. Bahkan Kapolres Metro Tangerang, Kombes Wahyu Widada dinilai tidak serius menyelidiki penjualan daging celeng yang dioplos daging sapi menjadi bakso.

“Bongkar dulu sindikat pengoplosanya daging celengnya di sejumlah lokasi di Kota Tangerang. Dengan begitu misteri kematian wartawan kami akan terkuak. Dan investigasi baso daging sapi yang dicampur dengan daging celeng itu bukan hisapan jempol belaka,” kata Mansur ketika dihubungi HR beberapa waktu lalu
Sebelum meninggal dunia, Alvin diketahui tengah melakukan investigasi tentang informasi daging sapi yang dicampur daging celeng menjadi bakso di sejumlah tempat di Kota Tangerang. Informasi itu didapat dari sejumlah pengakuan pedagang bakso yang mengatakan jika bakso daging sapinya dioplos dengan daging celeng. Bahkan Alvin memiliki sejumlah data lokasi tempat dimana kegiatan yang merugikan masyarakat itu dilakukan.
“Alvin mengaku sekitar ada tujuh lokasi yang melakukan pengoplosan daging sapi dengan daging celeng, bahkan sebelum di Jakarta Selatan terkuak, hanya media kami yang sering memberitakannya,” kata Mansur.
Tak hanya itu, beberapa menit sebelum ditemukan menjadi korban kecelakaan, Istri Alvin sempat meminta korban segera pulang kerumah. Namun korban pun mengatakan akan terlambat sampai di rumah karena ada seseorang bos daging yang ingin bertemu dengan Alvin. Bahkan istri Alvin meminta agar ditemani oleh rekan kerja yang lain akan tetapi Alvin menolak.
“Kata istrinya Alvin mengaku dihubungi oleh pria tak dikenal yang mengaku sebagai bos daging. Pria tersebut mengatakan akan memberikan uang dan menghentikan investigasi tersebut,” ujarnya.
Dimata pimpinannya, Alvin dikenal tak kompromi soal informasi bakso daging sapi yang dicampur daging celeng. Bahkan Alvin langsung menegur pedagang bakso untuk segera menghentikan kecurangan tersebut. Dan Munir pun sangat mendukung Alvin untuk membongkar sindikat tersebut.
“Sebagai umat muslim, saya pun geram dengan kecurangan ini. Dan saya akan terus memperjuangkan apa yang diperjuangkan oleh Almarhum,” kata Munir.
Untuk itu dirinya berharap Polres Metro Tangerang serius melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya. Sehingga tak ada lagi masyarakat yang dirugikan. “Ini kejahatan terorganisir. Daging celeng itu dibawa menggunakan bus dari Jambi dan Lampung, setelah sampai di PO bus, akan ada orang yang mengambil bungkusan daging celeng itu,” ungkapnya
Hingga saat ini dugaan penganiayaan terhadap Alvin,yang menyebabkan dia tewas belum terungkap. Terkesan Kapolres Metro Tangerang tidak serius untuk mengungkap dugaan pembunuhan tersebut.(surya)

PESTA PERNIKAHAN WARTAWAN TANGERANG RAYA



INDRA PRAYITNO ( PLAY ) IMAH NURHANDAYANI


 PIMPINAN UMUM / PIMPINAN REDAKSI & WARTAWAN  SURAT KABAR MEDIAKOTA DAN MEDIAKOTA ONLINE.COM  MENGUAPAKAN
SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU KEPADA KEDUA MEMPELAI
SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU SEMOGA MENJADI KELUARGA SAKINAH MAWARDAH





H.RHOMA IRAMA TAMPIL DI KELURAHAN GAGA KOTA TANGERANG

Written By Jefri chaniago on Minggu, 17 Maret 2013 | 07.52



Kota Tangerang Mediakotaonline.com 
Di tengah-tengah keramaian masyarakat Kelurahan Gaga, Rhoma Irama tampil memukau dengan ceramahnya yang di selingi beberapa lagu-lagu ciptaannya. Dalam ceramahnya, Rhoma Irama mangajak warga meneladanai sifat-sifat Nabi.Menurutnya, dengan tetap meneladani Nabi maka akan selamat di dunia dan akhirat. Dirinya sangat mengapresiasi warga yang begitu antusias menghadiri kegiatan ini. Ribuan warga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW di Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Camat Larangan Mulyadi mengatakan, kegiatan keagamaan di Kelurahan Gaga selalu di gelar dengan khidmat. Seperti peringatan hari-hari besar Islam dan HUT ke-20 Kota Tangerang. " Lewat momen ini diharapkan bisa memotivasi warganya menuju kebaikan," tuturnya. Lurah Gaga Syarifudin menambahkan, selain peringatan Maulid nabi Muhamad, digelar juga berbagai lomba memeriahkan HUT ke-20 Kota Tangerang. Syarifudin mengharapakan, digelarnya Maulid Nabi bisa mewujudkan masyarakat di wilayahnya berakhlak mulia.( Edward)

KNPI Kecamatan Pinang Merevital Bidang Pendidikan



KNPI kecamatan Pinang ikut menghadiri Safari Pembangunan yang dilakukan H. Wahidin Halim di Kantor Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang. Pemkot Tangerang terus merevitalisasi bidang pendidikan, dimulai dari pembangunan sarana dan sarana pendidikan hingga kualitas tenaga pengajar. serta siap menggratiskan biaya pendidikan 12 tahun di sekolah-sekolah negeri di tahun ajaran 2013,termasuk gratis LKS-nya. Pendidikan merupakan salah satu bidang yang mendapat perhatian khusus, yang dibuktikan dengan mendapat porsi besar dalam anggaran APBD Kota Tangerang, yang rata-rata berkisar 30%-48%. Tentunya pula kesejahteraan para guru juga diperhatikan dengan pemberian insentif tahun ini sebesar Rp 500 ribu/bulan. Tahun 2012 anggaran yang digelontorkan Rp 23,5 miliar yang dialokasikan untuk 12 kegiatan proyek, sementara tahun 2013 disiapkan Rp 38,09 miliar untuk kegiatan pembangunan/perbaikan sarana transportasi/jalan dan jembatan, saluarn-drainase/gorong-gorong, pembangunan PJU, sarana pemerintahan (kantor Kelurahan dan lainnya), pendidikan dan sarana kesehatan. Sementara Ketua KNPI Kecamatan Pinang SUHERLI, menyatakan pemuda harus siap berada di garis terdepan mengawal dan mengawasi pembangunan, Pemuda memiliki semangat untuk berubah dan kemampuan untuk melakukan perubahan. Hal ini yang menjadi peran paling penting dari pemuda. Jika kita melihat kembali sejarah Indonesia, kita akan melihat begitu dominannya peran pemuda dalam melakukan perubahan. Dimulai dari kebangkitan nasional 100 tahun silam, sumpah pemuda yang menjadi cikal bakal persatuan Indonesia, kemerdekaan republik Indonesia, lahir dan tumbangnya orde baru serta lahinya orde reformasi. Sejarah mengatakan tanpa pemuda negeri ini tidak akan menikmati kemerdekaan dan terus menerus hidup dalam ketidakadilan.



WARGA KELURAHAN KAPUK TAKUT TERTIMPA TEMBOK PEMBATAS DENGAN PERUMNAS

Written By Jefri chaniago on Jumat, 15 Maret 2013 | 10.39



Jakrta Mediakotaonline.com  

Warga RT 022 / RW 016 kel-kapuk merasa lebih khawatir (takut) adanya tembok perumnas yang berdiri tidak jauh dari rumah warga, karena kegiatan pagar pembatas tembok yang dibuat perumnas tidak memenuhi standar pembangunan pagar (beton) tidak ada penahan besi di bawahnya,karena setiap kali ada angin besar sedikit,tembok tersebut goyang dan menimbulkan retak pada bagian bawah tembok,kami wargaRT 022 / RW 16 KEL-KAPUK merasa khawatir (takut) tembok tersebut rubuh (AMBRUK) bila suatu saat nanti ada angin lebih besar lagi,sebab banya kanak-anak kecil bermain di belakang tembok tersebut,

Pengurukan (peninggian tanah) di atas tanah perumnas,membuat warga RT 022 / RW 016kel-Kapuk menjadi lebih rendah setiap kali rumah warga terendam genangan air dari aliran gorong-gorong (got) karena tersumbat oleh pihak Perumnas, walapun pihak perumnas sudah bertanggung jawab membuatkan gorong-gorong (GOT) baru itu tidak menyelesaikan masalah yang  dialami warga ,karena gorong-gorong tersebut sejajar dengan jalan, bagi warga yang rumahnya rata dengan jalan tetap saja tidak membuat rumah warga bebas dari rendam genangan air, memang ada sebagian warga yang  tidak kebanjiran karena memperbaiki jalan dengan uang sendiri, bagai mana nasib warga yang tidak memiliki uang untuk memperbaiki sudah pasti kebanjiran ,kami mohon untuk pihak kelurahan kapuk untuk menindak lanjuti laporan warga

Penimbunn Solar “Helikopter” Bergentayangan Di Tangerang raya

samping yg telah di modif (mesin pompa)

ini no pol yang bawa solar dari pom bensin






                               
belakang di terpal dengan rapi supaya kelitan dari luar kota







mobil pembawa solar k pabrik d tangerang

Tangerang, Mediakotaonline.com
 Para pengusaha nakal yang khususnya bergerak di bidang bahan bakar minyak (BBM) di Tangerang sepertinya tidak pernah kehabisan akal dalam menjalankan bisnis haramnya. Saat harga minyak tanah masih di subsidi oleh pemerintah, pengusaha tersebut mengoplos dengan solar untuk dijual kepada pabrik dengan harga tinggi. Namun semenjak harga minyak tanah melambung, dan dianggap tidak menguntungkan lagi untuk dioplos, malah mereka mencari akal dengan cara mengalihkan usaha dari mengoplos menjadi menimbun solar.
Solar yang dibeli dari sejumlah SPBU dengan harga bersubsidi, banyak di beli oleh mereka (pengoplos nakal) dengan menggunakan sepeda motor atau ‘helikopter’ sebutan untuk mobil yang telah di modifikasi sehingga dapat menampung ratusan liter bahan bakar minyak, dan mereka biasanya beroperasi pada malam hari.
Setelah ditimbun di satu tempat dalam jumlah besar, solar tersebut kemudian dijual kepada pabrik dengan harga per- liter berkisar antara Rp 6.500 hingga Rp 7.500. Dapat dibayangkan begitu besarnya keuntungan yang diraup oleh para pengusaha nakal itu, mengingat harga solar saat ini di SPBU hanya Rp 4.500 per- liter.
Berdasarkan dari berbagai sumber dan pantauanMK, sejak beberapa minggu terakhir ini, para pelaku bisnis ilegal tersebut sebagian besarnya merupakan wajah lama, atau mereka yang dulunya dikenal sebagai pengoplos BBM, dan sebagian lainnya merupakan pemain baru.
Umumnya para pemain baru ini adalah mantan karyawan bagian Cor dari pengoplos BBM. Selain memiliki pangkalan, untuk menghindari pengawasan dari petugas, beberapa diantara penimbun solar ini melakukan aktifitas dengan cara main layangan, atau berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya, dan menampung kencingan dari kendaraan pengangkut BBM.
Bisnis illegal ini banyak beroperasi di wilayah Kebon Nanas, Kota Tangerang dan sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Tangerang. Hanya saja menurut sumber, lantaran merasa tidak aman dalam menjalankan bisnis kotornya di wilayah Tangerang, atau helikopternya sudah tidak lagi leluasa mengambil solar dari SPBU, beberapa diantaranya mulai merambah ke wilayah Bekasi dan Bogor. Ada juga yang sudah merambah sampai ke wilayah Jawa Barat lainnya.
Salah satu penimbun solar yang disebut-sebut sejak beberapa bulan terakhir selalu berburu BBM dengan menggunakan helikopter dari luar Tangerang, seperti di Bekasi adalah TM,GL" nama inisial. Terkait maraknya usaha penimbunan solar ini, berbagai pihak berharap adanya tindakan tegas dari instansi terkait.. (Zoe/Surya)
mobil tangki menunggu helikopter dari pom bensin 

DINAS SOSIAL KABUPATEN TANGERANG YANG TIDAK SOSIAL

Written By Jefri chaniago on Kamis, 14 Maret 2013 | 07.07


Kabupaten Tangerang media kotaonline.com
 Kegiatan yang selayaknya membantu kepentingasn warga masyarakat menengah kebawahi itu selazimnya menjadi perhatian kita semua ysang dimana suatu contoh kehidupan kebersamaan sebagai simbol dari BHINIKA TUNGGAL IKA . Seperti yang di contohkan YAYASAN ASMARA NUSANTARA yang bertempat di kecamatan Solear kabupaten Tangerang.akan melakukan acara bakti sosial dalam rangka menyantuni anak yatim,fakir miskin,dan sunatan masal yang akan diselenggarakan pada tanggal 17-maret-2013.Menurut nara sumber Drs.H. Acep permana acara ini adalah bentuk bukti nyata  bahwa masyarakat kita khususnya  kabupaten tangerang masih terpuruk ekonominya. Oleh karena itu kami dan masyarakat menciptakan kebersaamaan antar sesama . dan menurut nara sumber yang lain  Bapak H. Endang sujana anggota DPRD propinsi banten sekaligus pimpinan Yayasan Asmara saat di konfirmasi di kediamanya, bahwa kegiatan ini sebenarnyna pekerjaan dinas sosial tapi ke nyataanya ,dinas sosial tidak mendukung acara ini,sedangkan anggaran yang ada di dinas tersebut begitu besar. ini terbukti saat Yayasan Asmara mengajukan proposalbantuan , malah di tolak..disitulah H. Endang sujana merasa pekerjaaanya yang bersifat sosial tapi tidak ada dukungan dari dinas sosial sehingga mengeluarkan ucapan BUAT APA ADA DINAS SOSIAL BILA TIDAK BISA BANTU UNTUK KEPENTINGAN  SOSIAL.BUBARKAN AJA kilahnya. dan saat kepala dinas sosial di konfirmasi  selalu tidak ada di tempat.(alam/deni)

DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN TERINDIKASI GUDANG KORUPSI

Written By Jefri chaniago on Sabtu, 09 Maret 2013 | 23.08




Kabupaten Tangerang Mediakota.com
Layaknya sebuah air mengalir terus menerus tidak ada henti. Itulah yang mungkin ungkapan yang pas bagi korupsi yang berkepanjangan dan berkesinambungan. Sepertinya sudah bukan rahasia lagi di dinas perhubungan  desa perahu kecamatan sukamulya kabupaten tangerang yang di pimpin oleh Bp. H SAFRUDIN selaku kepala dinas Perhubungan,terindikasi melakukan pungli.
Berdasar beberapa nara sumber yang kami himpun yang tidak mau disebutkan namanya,kami mendapaatkan informasi , bahwa dalam kepengurusan KIR tidak sesuai dengan PERDA no:4 psl 31 2001 .sebagai mana yang tercantum di Perda adalah  sebagai berikut : Untuk mendaftaar  aturan hanya Rp 40000,- (empat puluh ribu rupiah) tetapi yang di kenakan kepada konsumen Rp 100000 (seratus ribu rupiah).Biaya mutasi Rp 47000,- tapi yang harus di bayar  sebesar Rp 300000,-.Dan denda maksimal Rp 40000,- Tapi harus bayar  Rp 220000,-. Dan masih banyak yang  lain.ini  adalah sebagian kecil  keboborokan  din as perhubungan
Kita berharap kepada semua intansi yang terkait seperti  kejaksaan selaku kepanjangan tanga masyarakat  agar segera menghusut  berbagaai macam pungli  atau korupsi yang terdapat  di dinas Perhubungan kabupaten tangerang, Dan jika perlu permasalahan ini  juga mendapatkn perhatian serius  dari komisi 9 DPR RI dan pemberantasan korupsi(KPK) sehingga tidak ada lagi pelayana masyarakat yang di bodohi . (alam/deni)

PELAYANAN RAWAT JALAN & INAP PUSKESMAS PONDOK KACANG TIMUR DITANGANI TENAGA PROFESIONAL

Kepala Upt Puskesmas Pondok kacang Timur



Tangerang Selaatan MediakotaOnline.com
Masyarakat Kota Tangerang Selatan  saat ini sudah dapat merasakan pelayanan kesehatan yang jauh sebelumnya sudah di idam-idamkan,terbukti dengan beberapa program pelayanan yang di canangkan oleh walikota Tangerang Selatan Hj.Airin Rachmi Diani seperti jamkesda,jampersal,berobat gratis bagi masyarakat yang beberapa puskesmas yang ditunjuk terbukti berjalan dengan baik,bahkan sampai ditangan tenaga medis yang profesional untuk kepuasan para pasiennya.
Di Puskesmas Pondok Kacang Timur ketika  wartawan MK, melihat langsung pelayanan yang dilakukan oleh staff dan karyawan di tempat ini menurut kepala UPT Puskesmas Pondok Kacang Timur,Salmun,SE.”Dengan perhatian walikota dibidang kesehatan serta program yang serius dan benar-benar dilaksanakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel H.Dadang Sip.M.Epid,sesuatu hal yang perlu di syukuri bisa dirasakan langsung oleh warga Tangerang Selatan,terbukti dan fakta kita dapat merasakan fasilitas gedung puskesmas yang nyaman dan refresentatif serta perlengkapan peralatan kesehatan yang ada sekarang ini.” Tuturnya.      Mudah-mudahan apa yang menjadi pertanyaan warga diwilayah Pondok Kacang Timur dan sekitarnya,khususnya mereka dari golongan ekonomi menengah kebawah sekarang  sudah bisa merasakan manfaat  jaminan pelayanan kesehatan yang memiliki akses serta informasi dan sosialisasi di masyarakat,dan itu sudah saya lakukan bersama dengan staff pembantu di sini,”pungkas Salmun.
Pelayanan rawat jalan & inap yang berjalan  sudah bisa dirasakan langsung  sesuai standarisasi pelayanan yang sudah  ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan,dan kedepan bisa bertambah baik seiring dengan program yang sudah di canangkan bersama,semoga.(Dho)



BONGKAR TOWER BERMASYALAH

Bogor mediakotaonline.com

Komisi C DPRD Kabupaten Bogor mendesak
 pemerintah setempat agar segera melakukan pembongkaran tiga bangunan tower bermasalah, karena tidak memiliki perizinan. Bahkan tidak ketahui siapa pemilik menara cellular itu.
Kami sudah melakukan tiga kali pemanggilan terhadap pemilik tiga tower bermasalah yang berada di daerah Cijujung, Cihideung Udik dan di Sukajaya, namun mereka tidak pernah datang, bahkan pemilik tower tersebut saling lempar tanggungjawab dan tidak mau mengakui jika tower tersebut miliknya, kata anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bogor, Dedi Mulyadi.
Kami lanjut Dedi, akan membuat surat pemanggilan kembali dengan tembusan kepada Polres, dan jika masih tidak juga mau datang, maka kami akan melakukan pemanggilan paksa, sedangkan 34 tower lainnya yang izinnya belum lengkap, masih diberikan waktu agar segera melengkapi perizinan.
Keputusan pembongkaran terhadap tiga tower itu sudah final, untuk itu kami mendesak agar segera dilakukan pembongkaran, Sekarang ketiga tower tersebut sudah disegel, sebaiknya segera dilakukan pembongkaran oleh Pemda, apalagi tidak ada yang mau mengakui siapa pemilik tower tersebut, baik oleh Telkomsel, Indosat, XL, maupun Flexi,.tandasnya
Kendati surat dari Komisi C sudah disampaikan kepada Ketua DPRD, dan surat dari Ketua DPRD pun sudah dilayangkan kepada Bupati Bogor, namun hingga kini belum juga dilakukan pembongkaran
Kami sangat menyayangkan lambannya penanganan oleh pihak Pemda yang belum juga melakukan pembongkaran, ini ada apa, seharusnya mereka tanggap dan langsung bergerak, tower berdiri di mana-mana tanpa menghiraukan lagi penataan wilayah, dan yang lebih parahnya lagi pembangunannya tanpa menempuh dulu proses perizinan sesuai dengan aturan yang berlaku.,tegasnya 
(don/ck

KEPALA UPT PENDIDIKAN SERPONG UTARA RANGKAP JABATAN





Tangerang Selatan MediakotaOnline.com
Kepala .UPT Pendidikan Serpong Utara,Tangerang Selatan Hamdani,sampai saat ini masih rangkap jabatan sebagai ketua PGRI Kec.Pondok Aren.Hal ini menjadi tanda tanya besar dikalangan institusi pendidikan Kota Tangerang Selatan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar(Dikdas))  Dinas Pendidikan kota Tangerang Selatan,Drs.H.Kuswanda, yang pernah dihubungi’MK’membenarkan  posisi rangkap jabatan yang sementara dipegang oleh Hamdani selalu Ka.UPT Pendidikan di Kec.Serpong Utara.

“Dikhawatirkan rangkap jabatan bagi Hamdani akan mengganggu kinerja sebagai Ka.UPT.Pendidikan kecamatan Serpong Utara yang volume pekerjaannya sudah sangat padat maka diperlukan independensi bagi kelancaran kepemimpinan Hamdani kedepan.
Jabatan sebagai ketua PGRI Kec.Pondok Aren kalaupun harus dilepas itu menjadi bagian dari konsekuensi logis seorang yang sudah di posisikan sebagai Ka.UPT Pendidikan,dan perlu dipimpin oleh orang yang ada di wilayah Kec.Pondok Aren,seperti contohnya dikecamatan lain yang ada di Tangerang Selatan ini”,tutur Kuswanda.
Idealnya Ketua PGRI Kecamatan dipegang oleh seorang kepala sekolah yang mengetahui seluk beluk wilayahnya sehingga hubungan vertikal dan horizontal tidak lagi menjadi hambatan utama untuk menangani permasalahan yang berhubungan dikalangan anggota PGRI yang ada.        Hamdani, ketika dikonfirmasi tentang rangkap jabatan sebagai ketua PGRI Kec.Pondokaren beberapa waktu lalu di kantornya  ,mengatakan,”Saya siap melepaskan jabatan sebagai ketua PGRI Pondokaren,apabila memang itu yang dikehendaki bersama demi kemajuan organisasi,walau jabatan yang tinggal 1 tahun saya emban  kedepan,sekaligus harapan dari elemen baik Kepala sekolah dan guru yang tergabung di wilayah Kec.Pondok Aren.”tukas, Hamdani.        
Di hubungi terpisah,beberapa perwakilan Kepala sekolah dan guru di Pondokaren yang tak ingin di sebutkan namanya menuturkan,Seandainya di ibaratkan sebuah kapal besar yang sedang berlayar,kita perlu nahkoda yang bisa membawa sampai ke tujuan,akan tetapi apabila nahkoda tadi diluar kapal tersebut,apa mungkin bisa sampai ketujuan,sementara kami berharap adanya figur seorang ketua PGRI yang bisa mengayomi dan membina kami di sini,baik dalam menjalankan program yang sudah ada ataupun menampung segala masukan yang perlu di sikapi bersama.Legowo..mungkin bahasa yang tepat….buat seorang Hamdani,,untuk di lanjutkan generasi penerusnya.(Lucha.dhd)   

WALIKOTA AIRIN RACHMI DIANY MENANAM 20.000 POHON UNTUK PENGHIJAUAN

Written By Jefri chaniago on Kamis, 07 Maret 2013 | 22.57



Kota Tangerang Selatan Mediakotaonline.com 
Pemerintahan Kota Tangerang Selatan terus berupaya memperbaiki kondisi lingkungan terutama terkait dengan kebersihan, penghijauan, dan keteduhan. Prilaku yang disertai ajakan, gerakan dan tindakan seluruh aparatur daerah kepada masyarakat kota sangat diperlukan.

Demikian disampaikan Walikota Airin Rachmi Diany, dalam acara Penanaman 20 Ribu Pohon di ujung Tol Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, kemarin. "Kita telah memperoleh nilai 71,33 persen untuk kota sedang se-Provinsi Banten. Berdasarkan hasil perolehan nilai tersebut Kota Tangerang Selatan telah memenuhi kriteria untuk mendapatkan penghargaan Adipura," katanya. 

Walikota menjelaskan, dengan minimal nilai 71,00 untuk mendapatkan penghargaan Adipura yang menjadi angka rata-rata penilaian pertama dan kedua. Seluruh pihak tetap bekerja lebih keras lagi untuk merubah kondisi lingkungan ke arah lebih baik. Hasil. Pencapaian yang telah baik harus dapat dipertahankan dan kekurangannya bisa lebih ditingkatkan.

"Sehingga Kota Tangerang Selatan pantas mendapatkan anugerah Adipura pada 6 Juni 2013 mendatang," jelas Walikota Airin.

"Untuk mendapatkan penghargaan piala Adipura ini tidaklah mudah. Marilah kita bersatu padu membersihkan dan menjaga lingkungan masing-masing. Serta melakukan penanaman pohon dan terus berupaya menjadi kota sehat dengan melibatkan warga yang harmonis dan peduli dengan lingkungannya," tambah Walikota Airin.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) - Rahmat Salam, meski masih 18 persen dalam ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), jumlah tersebut sudah menunjukkan geliat peningkatan yang positif. Mengingat, jumlah itu naik seratus persen dibanding tahun 2011 lalu. Dimana jumlah RTH pada tahun 2011 hanya 9 persen dari total luas wilayah dan meningkat menjadi 18 persen pada tahun 2012.

“Target kami di tahun 2013 ini meningkat jadi 25 persen,” kata Rahmat.

Langkah-langkah yang akan dilakukan terangnya, akan menanami pepohonan di berbagai lokasi. Dimana, penanaman pohon akan dilakukan di sejumlah fasilitas sosial dan fasilitas umum yang akan diserahterimakan dari pengembang kepada Pemkot Tangsel. Termasuk di Garis Sepadan Sungai (GSS). Totalnya mencapai 9 persen rencana penanaman tersebut. Dengan taksrian 18 persen yang ada saat ini ditambah 9 persen maka hasilnya berkisar di 25 persen.

“Sesuai Perda RTRW (peraturan daerah tentang rancangan tata ruang wilayah) ditarget RTH Kota Tangsel 30 persen dan kami sedang upayakan itu,” ucapnya.PTS

JAKSA SEGERA EKSEKUSI KURUNGAN PENJARA SUSNO DUADJI



Jakarta Mediakotaonline.com
 Jaksa Agung, Basrief Arief menilai penyataan pengacara Susno Duadji, Fredrich Yunadi mengada-ngada. Bagi kejaksaan tidak ada alasan untuk kejaksaan tidak mengeksekusi Susno.

"Putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap baik di kasasi atau PK tidak ada alasan jaksa untuk tidak eksekusi," kata Basrief kepada wartawan di Gedung Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2013). Fredrich Yunadi mengatakan Susno tidak dapat dibui dengan alasan petikan amar kasasitidak memutus Susno untuk ditahan.

Basrief menegaskan, putusan MA tersebut sudah berkekuatan hukum tetap. Basrief juga meminta pengacara Susno untuk membaca KUHAP dan pernyataan dari MA serta Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan Susno harus dieksekusi.

MK mengatakan putusan MA tersebut bisa langsung dilaksanakan tanpa adanya perintah eksekusi. Kejaksaan bisa mengacu dari hukuman yang dijatuhkan pada pengadilan sebelumnya.

"Itu sudah putusan akhir. Baca KUHAP lah dan baca statment MK dan MA," ujar Basrief.

PN Jaksel pada 21 Maret 2011 memvonis Susno Duadji bersalah dalam perkara korupsi penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari dan dana pengamanan Pilkada Jabar 2008. Susno dipidana 3 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan. Susno juga dihukum membayar uang pengganti Rp 4 miliar.

Sedangkan dalam putusan Pengadilan Tinggi pada 26 Oktober 2011, hakim hanya mengubah uang pengganti menjadi Rp 4,208 miliar. Dalam putusan PT, Susno tetap dihukum 3 tahun 6 bulan penjara dan uang denda Rp 200 juta. Vonis ini dikuatkan MA.

SEGERA BONGKAR ???? BANGUNAN TANPA IMB DAN MELANGGAR GSS

Written By Jefri chaniago on Senin, 04 Maret 2013 | 05.17




Tangerang Selatan Mediakotaonline.com
Bangunan besar (rumah tinggal) berdiri disisi sungai tak jauh dari pom bensin,sekolah Al-Mubarok jalan raya Jombang,tepat dibelakang kurang lebih 300 meter arah jalan diwilayah pondok kacang timur-Pondok Aren.
Bangunan tersebut terindikasi telah melanggar garis spadan sungai (GSS) 3 meter dari badan sungai,selain tidak memiliki (IMB)izin mendirikan Bangunan dari BP2T kota Tangerang Selatan.
Afdal sang pemilik bangunan yang sempat ditemui membenarkan bahwa dengan kondisi 60% bangunan yang ada, dan 2 lantai yang kondisinya belum rampung,niatnya akan dibuat untuk kantor dan mess karyawananya.sebagai pengelola potong ayam yang digelutinya selama ini.Memang sama belum mengurus IMB,seperti umumnya orang akan membangun,begitu juga dengan badan bangunan yang terindikasi  garis sepadan sungai(GSS)tapi segala sesuatu sebelum membangun sudah berkoordinasi dengan ketua rt ini tutur afdal si pengusaha potong ayam.saat dhoho widiar ketua umum LSM(Lembaga Swadaya Masyarakat)Pena mas menanggapi hal ini,berharap kepada instansi terkait wilayah kota Tangerang Selatan untuk lebih tertib,baik tertib dari regulasi peraturan baik perwal atau perda yang sudah ada,sudah semestinya melakukan tindakan tegas.Kepada warganya yang bila terindikasi tadi tertulis tidak berIMB dan melanggar (GSS)juga bagian-bagian untuk melakukan eksiden sesuai peraturan yang berlaku.Dengan demikian Tangerang Selatan sebagai kota baru bisa memberikan contoh positif yang bisa ditiru daerah lain,bukan hanya selogan tapi juga keseriusan untuk menata sebagai tuan rumah yang baik ujar Dhodo yang juga merangkap sebagai ketua laskar anti korupsi(LAKI)untuk wilayah Tangerang raya . (Dho)
  

UNDANGAN PENGURUS AWDI UNTUK PELANTIKAN AWDI JAWA TIMUR

Written By Jefri chaniago on Jumat, 01 Maret 2013 | 21.57

Kepada pimpinan media cetak yang bergabung di awdi mohon hadir acara interaktif Deklarasi awdi se propensi jawa timur tertanda Ketum AWDI OK Syahyan 


 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Media Kota Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger