Ad

Reses di Penda Siron, Warga Dorong Sumur Bor di Tiap RT untuk Hadapi Kemarau

 


Puruk Cahu, Mediakotaonline.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, kembali melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kali ini, reses digelar di Desa Penda Siron, Kecamatan Laung Tuhup, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kantor desa tersebut dihadiri Sekretaris Desa (Sekdes), jajaran aparat desa, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan pembangunan dan pelayanan dasar.

Salah satu persoalan yang mendapat perhatian adalah kebutuhan sarana air bersih. Masyarakat mengusulkan agar pemerintah daerah memfasilitasi pembangunan sumur bor di setiap Rukun Tetangga (RT), terutama untuk mengantisipasi kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

“Warga meminta agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi pembuatan sumur bor untuk setiap RT guna mengantisipasi krisis air bersih dalam menghadapi musim kemarau yang sedang melanda saat ini,” kata Dina di Puruk Cahu, Minggu (20/9/2026).

Menurut Dina, ketersediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang perlu mendapat perhatian, terlebih kondisi kemarau dapat memengaruhi ketersediaan sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga.

Selain persoalan air bersih, masyarakat juga menyampaikan aspirasi mengenai fasilitas pelayanan kesehatan. Warga meminta adanya penyambungan jaringan listrik PLN ke bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa tersebut agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal.

“Kelengkapan fasilitas kesehatan seperti aliran listrik di Pustu tentu menjadi prioritas pelayanan dasar yang tidak boleh diabaikan. Ini akan segera kita koordinasikan dengan pihak terkait,” ujar Dina.

Aspirasi lain disampaikan dari sektor pendidikan, khususnya menyangkut kesejahteraan tenaga pendidik di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Masyarakat dan para guru berharap adanya perhatian pemerintah terhadap status serta bentuk honorarium bagi tenaga pendidik TK yang selama ini mengabdi di Desa Penda Siron.

“Peran guru TK sangat vital dalam fondasi pendidikan anak, sehingga kesejahteraan mereka melalui kejelasan bentuk honor yang layak sudah sepatutnya mendapatkan perhatian dan pengawalan serius dari lembaga legislatif,” jelasnya.

Dina menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Penda Siron akan menjadi bahan pembahasan di DPRD Murung Raya. Usulan tersebut selanjutnya akan diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

“Kita akan membawa berbagai usulan dan aspirasi masyarakat ini ke dalam forum DPRD untuk dibahas dan ditindaklanjuti, sehingga diharapkan dapat masuk dalam program pembangunan daerah ke depan,” pungkasnya.

(Luki)

Baca Juga:
https://www.mediakotaonline.com/2026/09/reses-di-penda-siron-warga-dorong-sumur.html

Berita Terbaru

  • Reses di Penda Siron, Warga Dorong Sumur Bor di Tiap RT untuk Hadapi Kemarau
  • Reses di Penda Siron, Warga Dorong Sumur Bor di Tiap RT untuk Hadapi Kemarau
  • Reses di Penda Siron, Warga Dorong Sumur Bor di Tiap RT untuk Hadapi Kemarau
  • Reses di Penda Siron, Warga Dorong Sumur Bor di Tiap RT untuk Hadapi Kemarau
  • Reses di Penda Siron, Warga Dorong Sumur Bor di Tiap RT untuk Hadapi Kemarau
  • Reses di Penda Siron, Warga Dorong Sumur Bor di Tiap RT untuk Hadapi Kemarau

Posting Komentar

Ad
Ad