Ad

Genjot Produksi Pangan 2026, Pemkab Murung Raya Fokus Pembinaan Petani dan Kawasan Terpadu


Puruk Cahu, Mediakotaonline.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, terus memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan daerah sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Melalui Dinas Pertanian dan Perikanan, sejumlah program prioritas telah disiapkan untuk dilaksanakan sepanjang tahun 2026 dengan fokus pada pembinaan petani serta pengembangan kawasan pertanian terpadu.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Murung Raya, Sri Karyawati, mengatakan bahwa program kerja tahun 2026 merupakan kelanjutan dari perencanaan tahun sebelumnya. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh program berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Untuk program 2026 ini pada dasarnya kita menjalankan dan melanjutkan program yang sudah direncanakan pada tahun 2025. Jadi sifatnya keberlanjutan,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (9/2/2026).

Salah satu fokus utama adalah pembinaan kelompok tani di seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai bantuan yang telah disalurkan sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Evaluasi tersebut mencakup bantuan bibit ternak seperti sapi, babi, ayam, dan itik, serta bantuan bibit perkebunan dan pertanian seperti kakao dan kelapa sawit. Pemeriksaan dilakukan langsung ke lapangan guna memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal.

“Kita akan cek langsung ke lapangan. Kalau tidak dicek, kita tidak tahu apakah bantuan itu berkembang atau tidak. Tahun ini saya ingin lebih tegas agar bantuan benar-benar dimanfaatkan,” tegasnya.

Dalam mendukung efektivitas program, peran tenaga penyuluh pertanian dinilai sangat strategis. Pendampingan intensif diharapkan mampu meningkatkan keterampilan petani sekaligus mendorong produktivitas.

Selain itu, Dinas Pertanian dan Perikanan juga merencanakan pengembangan kawasan pertanian terpadu sebagai proyek percontohan (pilot project) di Desa Pari. Kawasan ini akan mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu wilayah.

“Kawasannya cukup luas dan potensinya sangat bagus. Ini akan menjadi percontohan, bukan berarti daerah lain diabaikan,” jelasnya.

Dalam jangka pendek, pemerintah daerah juga akan menata kawasan ReMini di Kota Puruk Cahu untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata. Kawasan ini diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus destinasi wisata berbasis pertanian.

Pembinaan rutin terhadap petani di 10 kecamatan akan terus dilakukan. Sebelum penyaluran bantuan, pihaknya juga akan melakukan verifikasi kelayakan penerima agar program benar-benar tepat sasaran.
“Artinya sebelum memberikan bantuan, kita lihat terlebih dahulu apakah mereka memang layak menerima atau tidak,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimistis sektor pertanian dan perikanan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produksi pangan serta kesejahteraan petani pada tahun 2026.

(Luki)
Baca Juga:
https://www.mediakotaonline.com/2026/04/genjot-produksi-pangan-2026-pemkab.html

Berita Terbaru

  • Genjot Produksi Pangan 2026, Pemkab Murung Raya Fokus Pembinaan Petani dan Kawasan Terpadu
  • Genjot Produksi Pangan 2026, Pemkab Murung Raya Fokus Pembinaan Petani dan Kawasan Terpadu
  • Genjot Produksi Pangan 2026, Pemkab Murung Raya Fokus Pembinaan Petani dan Kawasan Terpadu
  • Genjot Produksi Pangan 2026, Pemkab Murung Raya Fokus Pembinaan Petani dan Kawasan Terpadu
  • Genjot Produksi Pangan 2026, Pemkab Murung Raya Fokus Pembinaan Petani dan Kawasan Terpadu
  • Genjot Produksi Pangan 2026, Pemkab Murung Raya Fokus Pembinaan Petani dan Kawasan Terpadu

Posting Komentar

Ad
Ad