Perkuat Sinergi Pendidikan, Bunda Guru Barito Utara Hadiri Konkerprov PGRI Kalteng 2026
| Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menghadiri pembukaan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aurila, Palangka Raya, Jumat (30/1) ( Foto : Diskominfosandibarut) |
PALANGKA RAYA – Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menghadiri pembukaan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aurila, Palangka Raya, Jumat (30/1). Kehadirannya didampingi Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara Maslan, serta seluruh Ketua PGRI tingkat kecamatan se-Kabupaten Barito Utara.
Pada kesempatan tersebut, Hj. Maya Savitri Shalahuddin menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian PGRI Kabupaten Barito Utara yang berhasil meraih tiga penghargaan tingkat provinsi atas dedikasi dan kinerja organisasi selama satu dekade terakhir (2015–2025).
Adapun tiga penghargaan yang diraih yakni Kabupaten PGRI Inovatif, Kabupaten PGRI Berdedikasi, serta Kabupaten dengan Tata Kelola Keuangan Organisasi yang Sehat dan Mandiri, yang dinilai dari kedisiplinan pelunasan iuran anggota secara tepat waktu.
“Prestasi ini merupakan bukti nyata sinergi yang kuat dan kerja keras seluruh pengurus serta anggota PGRI Barito Utara. Saya sangat bangga atas inovasi, dedikasi, dan kemandirian finansial yang telah ditunjukkan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita,” ujar Hj. Maya Savitri.
Salah satu momen penting dalam Konkerprov ini adalah penobatan Aisyah Thisia Agustiar Sabran sebagai Bunda Guru PGRI Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai pembentuk karakter dan masa depan generasi muda.
“Guru adalah arsitek utama peradaban. Melalui pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan, guru berperan besar dalam menentukan arah kemajuan bangsa,” ungkap Aisyah.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah melalui Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng, Sunarti, menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru, baik dari aspek perlindungan hukum, peningkatan kompetensi, hingga kesejahteraan ekonomi.
Wakil Ketua PB PGRI, Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, turut menyoroti tantangan dunia pendidikan di era disrupsi digital. Ia menekankan pentingnya transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“PGRI harus menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi guru di era digital melalui inovasi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Diplan, menjelaskan bahwa Konkerprov PGRI Kalteng 2026 menjadi forum strategis untuk menyatukan visi dan menyusun program kerja organisasi yang responsif terhadap tantangan pendidikan di masa depan.
Kehadiran pengurus PGRI dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dalam kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
(sumber : Diskominfosandi)
Posting Komentar