Johansyah Imbau Masyarakat Murung Raya Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau
Puruk Cahu, Mediakotaonline.com - untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berlangsung di sejumlah wilayah.
Imbauan tersebut disampaikan Johansyah pada Minggu (9/8/2026), menyusul meningkatnya potensi kekeringan serta risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau.
Johansyah meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan. Menurutnya, kondisi lahan yang lebih kering membuat api mudah menyebar dan berpotensi menimbulkan dampak lebih luas bagi lingkungan maupun masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim kemarau. Jangan melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketersediaan air bersih serta menggunakan air secara bijak, khususnya apabila kondisi kemarau berlangsung cukup panjang.
Johansyah menilai pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Kesiapsiagaan menghadapi Karhutla menjadi perhatian penting di Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalteng telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla mulai 26 Mei hingga 31 Oktober 2026 sebagai langkah memperkuat pencegahan dan penanganan selama musim kemarau.
“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kalau semua ikut menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar, risiko kebakaran bisa kita tekan bersama,” kata Johansyah.
Ia berharap masyarakat Murung Raya dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila terjadi kebakaran atau kondisi yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
Menurutnya, langkah pencegahan sejak dini jauh lebih penting agar masyarakat tetap aman dan aktivitas ekonomi serta kehidupan sehari-hari tidak terganggu akibat dampak musim kemarau maupun kabut asap.
(Luki)
Posting Komentar