Heriyus Tegaskan P3K Murung Raya Tetap Diperjuangkan, Pelayanan Masyarakat Jadi Prioritas
Puruk Cahu, Mediakotaonline.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk mempertahankan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) baik paruh waktu maupun penuh waktu di tengah pembahasan kebijakan penataan tenaga kerja yang saat ini masih berlangsung di tingkat pemerintah pusat.
Pernyataan tersebut disampaikan Heriyus usai menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Forum Kepatuhan untuk Optimalisasi Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Tahun 2026 yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Murung Raya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Heriyus, keberadaan tenaga P3K memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Terlebih, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah mengangkat lebih dari 1.500 tenaga P3K yang saat ini bertugas di berbagai instansi dan wilayah pelayanan.
Ia mengaku terus mengikuti perkembangan kebijakan pemerintah pusat terkait status tenaga P3K. Namun demikian, pemerintah daerah tetap berupaya mencari solusi terbaik agar keberadaan tenaga tersebut dapat dipertahankan sepanjang tidak bertentangan dengan regulasi yang berlaku.
“Saya berharap seluruh tenaga P3K, baik paruh waktu maupun penuh waktu, tetap tenang dan bersabar menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah akan terus berupaya memperjuangkan mereka,” ujar Heriyus.
Menurutnya, pengurangan tenaga pelayanan akan berdampak langsung terhadap kualitas layanan kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah menilai keberadaan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
Heriyus menegaskan bahwa pemerintah daerah lebih memilih memprioritaskan anggaran untuk mendukung pelayanan masyarakat dibanding mengurangi tenaga yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan publik.
“Percuma kita membangun sekolah dan puskesmas apabila tenaga yang memberikan pelayanan justru tidak ada. Karena itu, keberadaan tenaga pelayanan harus tetap menjadi perhatian,” tegasnya.
Ia menambahkan, tenaga pendidikan dan kesehatan yang bertugas hingga ke wilayah pedesaan juga memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program prioritas daerah, termasuk peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Heriyus memastikan Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus berupaya menjaga kualitas pelayanan publik serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.
(Luki)
Posting Komentar