Ad

Pemkab Murung Raya Prioritaskan Penanganan Stunting di 15 Desa pada 2026

Puruk Cahu, Mediakotaonline.com - Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mempertegas komitmennya dalam menekan angka gangguan pertumbuhan anak akibat kurang gizi kronis. Langkah strategis ini diawali dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Murung Raya tahun 2026 yang berlangsung di Aula Setda Gedung A, Puruk Cahu, pada Senin (20/4). Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan intervensi berjalan secara efektif dan menyentuh akar persoalan di lapangan.

Ketua TPPS Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan program agar target penurunan prevalensi stunting dapat tercapai secara maksimal. “Untuk langkah awal di 2026 ini saya ingin memastikan upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan secara terarah, terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Rahmanto. Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras menyukseskan program serupa sepanjang tahun 2025.

Meski pencapaian pada tahun sebelumnya menunjukkan hasil yang positif, pemerintah daerah menyadari masih ada sejumlah hambatan yang memerlukan penanganan serius. Rahmanto menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap program yang telah berjalan, terutama yang difokuskan pada 15 desa prioritas penurunan stunting. Hal ini dilakukan agar setiap kebijakan yang diambil memiliki landasan kuat berdasarkan fakta dan kondisi rill di setiap wilayah tersebut.

Dalam penjelasannya, Rahmanto meminta seluruh tim untuk mengidentifikasi hasil capaian serta kendala teknis yang sempat muncul agar tidak terulang kembali pada periode ini. “Tentunya identifikasi secara hasil pencapaian di 2025 lalu serta memastikan apa yang menjadi kendala serta faktor penghambat agar menjadi dasar perbaikan untuk kegiatan di 2026 ini,” tuturnya. Perencanaan kegiatan tahun ini dituntut lebih tajam dan berbasis data akurat guna memastikan setiap intervensi berdampak langsung.

Sinergi antarinstansi juga menjadi poin krusial yang ditekankan dalam rapat koordinasi tersebut guna menciptakan efisiensi kerja. Rahmanto mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dan masyarakat luas. Selain itu, program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) akan dioptimalkan kembali sebagai gerakan masif yang melibatkan dunia usaha dan sektor swasta.

Menutup arahannya, Wakil Bupati Murung Raya tersebut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen nyata demi masa depan generasi daerah yang lebih sehat. “Sebagai ketua Tim TPPS Kabupaten Murung Raya, saya mengajak seluruh pihak untuk memperkuat komitmen dan kerja nyata di lapangan. Perlu kita pahami bersama keberhasilan penurunan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab satu sektor, akan tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

(Luki)
Baca Juga:
https://www.mediakotaonline.com/2026/04/pemkab-murung-raya-prioritaskan.html

Berita Terbaru

  • Pemkab Murung Raya Prioritaskan Penanganan Stunting di 15 Desa pada 2026
  • Pemkab Murung Raya Prioritaskan Penanganan Stunting di 15 Desa pada 2026
  • Pemkab Murung Raya Prioritaskan Penanganan Stunting di 15 Desa pada 2026
  • Pemkab Murung Raya Prioritaskan Penanganan Stunting di 15 Desa pada 2026
  • Pemkab Murung Raya Prioritaskan Penanganan Stunting di 15 Desa pada 2026
  • Pemkab Murung Raya Prioritaskan Penanganan Stunting di 15 Desa pada 2026

Posting Komentar

Ad
Ad