Pemkab Barito Utara Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Guna Akselerasi Penurunan Stunting 2026
Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara mempertegas komitmen dalam menekan angka stunting melalui penguatan sinergi antarinstansi. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Penanganan Stunting yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati pada Kamis (16/4/2026). Pertemuan tersebut fokus pada sinkronisasi program kerja demi mencapai target penurunan prevalensi stunting di wilayah setempat.
Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan bersama Sekretaris Daerah. Turut hadir Ketua TP PKK Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin, para kepala perangkat daerah, serta tim ahli terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan urgensi isu stunting sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.
Dalam rapat tersebut, berbagai strategi komprehensif dibahas, mencakup intervensi spesifik hingga intervensi sensitif. Fokus utama meliputi pemenuhan gizi bagi ibu dan anak, peningkatan kualitas sanitasi, serta perluasan edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh lini bergerak selaras agar target penurunan stunting dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan menegaskan bahwa memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal merupakan investasi terbaik bagi masa depan daerah. Beliau menekankan bahwa penanganan stunting memiliki kaitan erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia jangka panjang. “Anak-anak Barito Utara adalah masa depan kita. Penanganan stunting bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga tentang kualitas sumber daya manusia ke depan. Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak yang mengalami kekurangan gizi atau hambatan pertumbuhan,” ujarnya.
Ketua TP PKK Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin menambahkan bahwa peran unit keluarga, terutama ibu, menjadi kunci utama dalam pencegahan stunting sejak dini. PKK berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat melalui optimalisasi layanan di Posyandu dan edukasi gizi seimbang. “TP PKK akan terus bergerak bersama masyarakat, khususnya melalui Posyandu, untuk memastikan ibu dan anak mendapatkan pendampingan yang tepat. Edukasi tentang gizi seimbang dan pemantauan tumbuh kembang anak harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga,” ungkapnya.
Melalui koordinasi intensif ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap tercipta kolaborasi yang solid dari tingkat kabupaten hingga ke desa. Masyarakat juga diimbau untuk lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan rutin demi memantau perkembangan anak secara berkala. Upaya kolektif ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat dan cerdas guna mendukung kemajuan daerah menuju Barito Utara bebas stunting.
Posting Komentar