Evaluasi Anggaran RSUD Puruk Cahu, Ketua Komisi I DPRD Mura: Jangan Ada Hambatan Obat bagi Warga
Dokumentasi: Ketua Komisi I DPRD Murung Raya saat melakukan peninjauan langsung ke fasilitas medis di RSUD Puruk Cahu, dalam rangka monitoring dan evaluasi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. |
Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rejikinoor, memberikan apresiasi atas capaian serapan anggaran tahun 2025 yang dipaparkan oleh pihak rumah sakit. Berdasarkan hasil pemaparan, penggunaan dana operasional dinilai telah berjalan efektif dan tepat sasaran sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun. "Setelah dipaparkan, anggaran yang digunakan cukup baik dan maksimal," tegas Rejikinoor saat memimpin jalannya rapat kerja.
Meski realisasi anggaran mendapat rapor positif, Rejikinoor yang merupakan mantan Wakil Bupati Murung Raya periode 2018–2023 mengingatkan agar aspek pelayanan tidak boleh kendur. Ia menekankan bahwa setiap warga yang datang berobat harus mendapatkan perlakuan dan penanganan medis yang optimal tanpa kecuali. Komitmen peningkatan mutu ini dianggap krusial demi menjaga kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
Salah satu poin yang menjadi perhatian serius dalam rapat ini adalah jaminan ketersediaan stok obat-obatan di RSUD Puruk Cahu. Pihak legislatif memperingatkan agar manajemen selalu sigap dalam memantau logistik medis agar tidak ada pasien yang terlantar akibat kehabisan obat. Rejikinoor menyatakan dengan tegas, "Jangan sampai masyarakat yang dirawat mengalami hambatan dalam penanganan hanya karena keterbatasan obat-obatan," ujarnya.
Di sisi lain, Rejikinoor yang akrab disapa Kinoi juga memuji perkembangan ketersediaan dokter spesialis yang dinilai kian memadai dari waktu ke waktu. Kehadiran tenaga ahli ini diharapkan dapat terus ditingkatkan, baik dari segi kuantitas maupun keberagaman spesialisasi medis yang ditawarkan. Peningkatan ini merupakan langkah penting agar RSUD Puruk Cahu mampu menangani berbagai kasus penyakit secara mandiri dan profesional.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung ke fasilitas vital seperti ruang bedah serta unit Medical Check Up (MCU). Dalam kesempatan tersebut, Kinoi mendorong perusahaan-perusahaan swasta di Murung Raya untuk mewajibkan karyawannya melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD setempat. Langkah ini diyakini dapat menjadi stimulus bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat ekosistem kesehatan di Kabupaten Murung Raya.
(Luki)
Posting Komentar