Reses Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya Bebie Serap Puluhan Aspirasi Warga di Empat Wilayah
MURUNG RAYA — mediakotaonline Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., M.M., M.A., melaksanakan kegiatan reses di Desa Konut, Desa Sungai Lunuk, Desa Karali, serta Kelurahan Saripoi, Jum,at (25/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri kepala desa, perangkat desa dan anggota BPD, lurah, tokoh masyarakat, tokoh adat, kepala sekolah, kepala puskesmas, kepala pustu, serta sejumlah elemen masyarakat.
Reses menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, fasilitas olahraga hingga pelayanan dasar.
Di Desa Konut, masyarakat mengusulkan antara lain kelanjutan pembangunan gereja Katolik dan GKE, pembangunan GOR dengan lahan yang telah tersedia, peningkatan jalan, bantuan alat dan bibit pertanian, serta peningkatan fasilitas Puskesmas Konut.
Sektor pendidikan juga menjadi perhatian. Warga mengusulkan rehabilitasi atap dan perpustakaan SDN Konut, pembangunan pagar, pengadaan komputer dan meubeler, penyediaan air bersih serta listrik, hingga pembangunan aula dan laboratorium di sekolah.
Sementara di Desa Sungai Lunuk, aspirasi warga meliputi peningkatan sejumlah ruas jalan, rehabilitasi sarana air bersih, program bedah rumah bagi rumah tidak layak huni, bantuan alat dan bibit pertanian, pembangunan jembatan menuju kuburan, serta penataan dan pengadaan meubeler Pustu.
Di Desa Karali, warga menyampaikan kebutuhan sarana air bersih hingga ke rumah-rumah penduduk, pembangunan sumur bor, penimbunan bahu jalan, pembangunan rumah dinas SMP, rehabilitasi Pustu beserta meubelernya, pengecoran gang, serta fasilitas olahraga bola voli.
Sedangkan masyarakat Kelurahan Saripoi menyoroti kebutuhan pembangunan dua jembatan di Duhuan, pengelolaan sampah berupa tong sampah dan kendaraan pengangkut, rehabilitasi sarana air bersih, serta kelanjutan pembangunan jalan menuju Puruk Kolompai.
Warga Saripoi juga meminta perhatian pemerintah terkait aktivitas kendaraan berat, termasuk truk tangki berkapasitas besar dan kendaraan perusahaan, yang melintasi jalan umum. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, mempercepat kerusakan jalan, dan dikhawatirkan memperparah kondisi ruas jalan yang berada di kawasan rawan longsor.
Selain itu, warga mengusulkan bantuan bibit dan pupuk pertanian, pembangunan turap dan penataan halaman Balai Basarah, serta perluasan jaringan listrik PLN hingga wilayah Duhuan.
Bebie mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan dalam pembahasan dan penyusunan program pembangunan sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Reses ini merupakan kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh usulan akan kami catat dan perjuangkan melalui mekanisme yang ada, sehingga aspirasi masyarakat tidak berhenti hanya pada forum pertemuan,” ujar Bebie.
Beragam usulan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan dasar, serta penguatan sektor pendidikan, kesehatan, pertanian dan infrastruktur di wilayah Murung Raya.Hlm
Posting Komentar