Kabupaten Murung Raya Kirim 225 Peserta Meriahkan Pembukaan Festival Budaya Isen Mulang 2026
Puruk Cahu, Mediakotaonline.com — Bupati Murung Raya, Heriyus, bersama jajaran pejabat daerah menghadiri pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, di kawasan Bundaran Besar, depan Istana Isen Mulang, Palangka Raya, pada Minggu (17/5/2026). Dalam ajang tahunan yang berlangsung meriah ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian adat dengan mengirimkan kontingen besar sebanyak 225 peserta. Rombongan tersebut terdiri dari para seniman berbakat, atlet olahraga tradisional, pelatih, hingga pendamping yang siap berkompetisi dan menampilkan kekayaan budaya daerah.
Prosesi pembukaan festival adat terbesar di Kalimantan Tengah ini ditandai secara simbolis lewat pemukulan Katambung, alat musik perkusi tradisional khas Dayak, oleh Gubernur Agustiar Sabran. Kehadiran Bupati Heriyus dalam acara tersebut didampingi oleh Ketua TP-PKK Murung Raya, Warnita Heriyus, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, serta Penjabat Sekda Murung Raya, Sarwo Mintarjo. Setelah seremonial pembukaan selesai, acara langsung dilanjutkan dengan parade Karnaval Budaya yang menampilkan warna-warni pakaian adat dan pertunjukan seni dari berbagai daerah, yang sekaligus menjadi simbol semangat kebersamaan serta optimisme masyarakat Kalimantan Tengah.
Acara ini tidak hanya sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan juga sebuah momentum penting untuk meneguhkan kembali identitas dan akar budaya masyarakat Dayak di tengah era modern. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap festival ini dapat menjadi magnet pariwisata yang mampu menarik perhatian masyarakat luas, baik di tingkat regional maupun mancanegara. Melalui berbagai cabang lomba dan pertunjukan yang digelar, kearifan lokal yang sarat akan nilai-nilai luhur diharapkan dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda.
Dalam pidato sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga budaya dan sejarah daerah sebagai identitas masyarakat Kalimantan Tengah. "Festival Budaya Isen Mulang ini menjadi sarana pelestarian budaya yang nyata, sekaligus menjadi upaya kita bersama untuk memperkenalkan kearifan lokal Kalimantan Tengah hingga ke tingkat nasional, bahkan internasional melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya daerah yang orisinal," ujar Agustiar Sabran di hadapan para undangan dan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Melalui pelaksanaan FBIM 2026 ini, seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Murung Raya, diharapkan dapat terus bersinergi dalam mempromosikan potensi wisata budaya masing-masing. Masyarakat juga diimbau untuk terus memberikan dukungan penuh serta mengapresiasi karya-karya seni lokal agar kekayaan tradisi Nusantara tidak punah tergerus zaman. Kemeriahan pembukaan ini menjadi awal yang positif bagi bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di bumi Tambun Bungai.
(Luki)
Posting Komentar