Ad

Pemkab Barut Dorong Rencana Pasca Tambang Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat dan Perusahaan


Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam mengawal keberlanjutan lingkungan dan ekonomi melalui penyusunan Rencana Pasca Tambang (RPT) yang matang. Mewakili Bupati Barito Utara, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda, Bahrum P. Girsang, menyampaikan bahwa RPT merupakan bentuk tanggung jawab moral dan etika perusahaan terhadap daerah. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan konsultasi publik yang berlangsung di Aula Setda Lantai I pada Senin (27/4/2026).

Dalam arahannya, Bahrum P. Girsang mengakui bahwa sektor pertambangan memang memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah, namun aktivitas ini memiliki batas waktu operasional. Oleh karena itu, perusahaan diingatkan agar tidak melihat penyusunan RPT hanya sebagai pemenuhan kewajiban administratif semata. Fokus utama harus tertuju pada pemulihan bentang alam serta kesiapan kondisi sosial ekonomi masyarakat saat operasional tambang berakhir.

Pemerintah berharap agar lahan bekas tambang tetap memiliki nilai guna yang produktif serta mampu menjamin kemandirian ekonomi masyarakat setempat secara jangka panjang. Bahrum menekankan bahwa proses ini harus dilakukan secara transparan, partisipatif, dan akuntabel agar fungsi lingkungan dapat kembali optimal. “Rencana Pasca Tambang adalah wujud tanggung jawab moral dan etika perusahaan agar setelah masa tambang selesai, lingkungan dapat pulih dan masyarakat tetap memiliki sumber penghidupan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, forum konsultasi publik ini dijadikan sarana untuk menyerap aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan program pemberdayaan yang relevan. Program pasca tambang diharapkan tidak hanya menyentuh aspek reklamasi dan revegetasi, tetapi juga mencakup sektor kesehatan seperti penanganan stunting. Selain itu, pengembangan potensi lokal di sektor pertanian, pariwisata, hingga UMKM harus menjadi prioritas dalam menciptakan kemandirian warga di wilayah lingkar tambang.

Sisi perusahaan yang diwakili oleh Kepala Teknik Tambang PT Batubara Duaribu Abadi (BDA), Danu Patmoko, menyatakan bahwa pihaknya telah memulai tahapan peninjauan lapangan atau site visit. Langkah ini melibatkan tim lingkungan serta unit penanganan keluhan masyarakat guna memastikan seluruh proses sesuai dengan prinsip keberlanjutan. Danu menegaskan bahwa setiap rencana kegiatan wajib didasari oleh kajian teknis dan penelitian yang mendalam agar dampak lingkungan dapat diminimalisir secara efektif.

Perusahaan juga menyatakan keterbukaan terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melibatkan masukan dari pakar internasional demi meningkatkan kualitas proyek. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, diharapkan masa transisi pasca tambang dapat berjalan harmonis dan memberikan manfaat nyata. “Semoga seluruh tahapan yang kita laksanakan berjalan lancar dan membawa manfaat serta kebaikan bagi semua pihak,” tutur Danu menutup keterangannya dalam acara yang juga dihadiri pejabat daerah dan perangkat desa tersebut.

Baca Juga:
https://www.mediakotaonline.com/2026/04/pemkab-barut-dorong-rencana-pasca.html

Berita Terbaru

  • Pemkab Barut Dorong Rencana Pasca Tambang Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat dan Perusahaan
  • Pemkab Barut Dorong Rencana Pasca Tambang Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat dan Perusahaan
  • Pemkab Barut Dorong Rencana Pasca Tambang Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat dan Perusahaan
  • Pemkab Barut Dorong Rencana Pasca Tambang Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat dan Perusahaan
  • Pemkab Barut Dorong Rencana Pasca Tambang Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat dan Perusahaan
  • Pemkab Barut Dorong Rencana Pasca Tambang Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat dan Perusahaan

Posting Komentar

Ad
Ad