Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi
Adbox

Sabtu, 22 September 2018

Di Desa Pasirkadu-Sukaresmi Dipertanyakan? Potongan Program Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu)


PANDEGLANG | Media Kota
. Online-Program Bantuan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) di Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Dipertanyakan. 

Pasalnya, dalam Penyaluran Bantuan Sosial secara Non Tunai (BSNT) Adanya dugaan pemotongan yang dilakukan oleh oknum Perangkat Desa, Sabtu (22/9/2018).
Gerakan Hak Asazi Manusia Nusantara, [Ahmad Sambasi] mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi dan konfirmasi ke lapangan bersama Aliansi Indonesia Pandeglang, [Suhanda], untuk menelusuri adanya dugaan pemotongan dana Jamsosratu tersebut. Ia juga mengaku, sudah membuat Audio rekaman hasil konfirmasi dengan salah seorang oknum perangkat desa pasirkadu [Juanta] yang diduga memotong Dana Program Bantuan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) dan pihaknya akan melaporkan kepada Dinas Sosial Provinsi Banten,” Jelas A. Sambasi kepada globalmediain.online.
Kata dia, dari hasil investigasi lapangan yang dilakukannya, memang ada pemotongan. Akan tetapi, untuk dipergunakan sebagai keperluan RTS Penerimanya program tersebut, diantaranya kebutuhan materai dan kemudian dana bantuan tersebut sisanya dinikmati bersama oleh perangkat desa.
“Kami sudah turun kelapangan untuk mengklarifikasi benar atau tidaknya isu itu. Hasilnya memang ada pemotongan sebesar Rp 150 ribu dari 10 penerima manfaat. Tahap pertama hanya menerima senilai Rp 750 ribu yang seharusnya diterimanya sebesar Rp 1 juta,” Ungkapnya.
“Dana hasil potongan itu wajib dikembalikan, karena bantuan itu harus utuh diterima oleh penerima manfaat,” Pungkasnya, Sabtu Malam (22/9/18)
Sementara, oknum perangkat desa yang diduga melakukan pemotongan tersebut dari hasil konfirmasi, Ahmad Sambasi dari Gerakan Hak Asazi Manusia dan Aliansi Indonesia, yang sudah dibuat Audio rekaman menerangkan bahwa Dana Bantuan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) senilai Rp 150 ribu bukan dipotong tetapi hasil pemberian rumah tangga sasaran RTS [Jurnalistik | Kasman]