Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi
Adbox

Kamis, 13 September 2018

Biang Demo “UF.” Oknum Aktivis Forum Kota Pemuda [FORKOT] Tertangkap OTT Polres Pandeglang


Pandeglang Mediakota online.com
Oknum Aktivis Forum Kota Pemuda [FORKOT] “UF” Yang Sering melakukan  Aksi Unjuk Rasa atau demonstrasi (“demo”) sebuah gerakan protes yang baru -baru ini ramai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, tentang Pengadaan plang Usaha Kesehatan Sekolah dan Aksi perihal proyek pembangunan jalan Bama-Pagelaran (UKS) Diciduk Polisi. 
Biang Demo Di Tangkap Polisi

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT)-Tindak pidana pemerasan terhadap Pengusaha Proyek Pembangunan ruas jalan Bama Pagelaran yang di laksanakan oleh PT Rantemz Perkasa Utama.

Oknum Aktivis Forum Kota Pemuda [FORKOT] “UF” menganggap bahwa Dalam pelaksanaan Proyek pembangunan betonisasi ruas Jalan Bama-Pagelaran diduga kuat ada penyimpangan pada saat proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sehingga pembangunan tersebut lamban dan terkesan asal-asalan, bahkan pihak pelaksana di anggap tidak profesional. Sehingga dimanfaatkan oleh oknum Aktivis [FORKOT] “UF” untuk memeras Pengusaha PT Rantemz Perkasa Utama.
 “UF” yang selama ini sering melakukan aksi trun ke jalan Unjuk rasa atau demonstrasi (“demo”) setiap pekerjaan yang ada di Pemerintah Kabupaten Pandeglang terutama yang sedang buming di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang selalu dianggapnya salah. 
 Seolah-olah Pengusaha yang menjadi kontraktor pelaksana, Khususnya pekerjaan ruas jalan Bama-Pagelaran dijadikan Atm Penghasilan untuk kepentingan pribadi oknum Aktivis yang berinisial “UF”.
 Dengan tertangkapnya oknum aktivis tersebut mungkin akan ada oknum aktivis yang lain menyusul apabila Aksi Unjuk Rasa tidak murni untuk menyampaikan aspirasi, Tetapi berujung kepada  Tindak Pidana Pemerasan.
UF unjuk rasa Di Dinas Pendidikan Kab Pandeglang
 “UF“ yang dikenal sangat vokal dalam Aksi Unjuk Rasa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Akan tetapi setiap menyampaikan aspirasi Unjuk Rasa tersebut Diduga dan selalu berujung damai dengan Rupiah. 
Selain Dugaan Tindak Pidana Pemerasan pengusaha Proyek ruas jalan Bama-Pagelaran.

Pengusaha Pengadaan plang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang tiada lain adalah anggota FBN (Forum Bela Negara) memberikan keterangan kepada globalmediain.online, “kami didatangi oleh “UF” terkait plang UKS dan meminta bagian Rp 30.000,-/plang UKS, Ungkapnya.
 “Tetapi permintaan oknum Aktivis “UF” tersebut tidak di tanggapi, dengan hati nurani pihak FBN masih toleran dan memberi sekedar uang rokok dan bensin buat “UF” dan meminta supaya jangan melakukan aksi Unjuk Rasa terkait plang UKS, “Ucapnya.
 Dengan Rasa percaya diri oknum Aktivis tetap melakukan Aksi demo sebanyak tiga kali dengan memojokan kami dan mengatakan persoalan ini untuk dibawa keranah hukum, “Jelasnya.
 Jangan Aksi laporkan saja “Ucap pengusaha plang (UKS), kami hanya dagang mau beli tidak mau gak apa-apa.
UF Unjuk rasa Tidak ada yang Impati
 Kami membuat Plang UKS untuk ditawarkan kepada Koordinator wilayah (Korwil) untuk di sampaikan kepala sekolah mengenai plang UKS, Karena Plang UKS ada di dalanm peraturan  Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan setiap sekolah harus mempunyai plang UKS, “Tegasnya.

“Kami mengirim ke Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Pandeglang 90% yang tidak mempunyai plang UKS maka dari itu kami membuat plang UKS dan menawarkan kepada sekolah dasar tanpa ada paksaan dari manapun, “Ujarnya.

Aksi Unjuk Rasa Yang dilakukan oleh oknum aktivis  “UF” dalam orasinya menganggap dalam pembuatan plang UKS pegawai Dindik “ES” membekingi. Padahal dalam pembuatan plang UKS pegawai “ES” tersebut tidak ada sangkut paut dalam pembuatan plang tersebut. Kami berharap pegawai ES menuntut “UF” dalam pencemaran nama baik Sehingga jera dan kapok dalam melakukan Aksi Unjuk Rasa yang tidak murni untuk menyampaikan aspirasi rakyat.

Forum Bela Negara menyampaikan kepada awak Mediakota bahwa, akan mengawal persoalan oknum Aktivis “UF” yang telah melakukan Tindak Pidana Pemerasan tersebut hingga Kepengadilan, “Pungkas Salah Satu Anggota Forum Bela Negara. 
[Jurnalistik | Tim Mediakota]