Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi
Adbox

Sabtu, 11 Agustus 2018

PT. Berri Indosari Diduga PHK Karyawan Tanpa Pesangon : Disnaker Serang Tutup Mata

Media Kota online Serang
--PT. Berri Indosari Perusahaan Komoditas Sari Buah, Kelompok Industri, Minuman
ringan yang beralamat di Jl. Modern Industri Iv/no.7 Cikande, Kota Serang, Provinsi Banten, Diduga telah melakukan PHK pada seorang karyawan dengan dalih atau mengatasnamakan mutasi yang membuat karyawan tersebut tidak dapat menerima mutasi sehingga harapan dari perusahaan karyawan tersebut resign dan karyawan tidak dapat pesangon atau hanya uang jasa, yang seharusnya perusahaan memenuhi semua tanggungan pesangon seperti yang diatur pada UU No. 13 Tahun 2003, 2, Kesalahan karyawan tersebut dicari-cari hingga keluar surat peringatan yang mempengaruhi terhadap kisaran penerimaan besaran uang pesangon,   


Salah Seorang karyawan atas nama, Sdr. Kasman. Menerangkan bahwa, BERRI INDOSARI, PT Cikande Disinyalir Langgar UU Ketenagakerjaan, “Ucapnya.
Ia menjelaskan pemutusan hubungan kerja sepihak terhadap  dirinya, “Tegasnya.
“Kalau pemutusan hubungan kerja kan diatur di pasal 161 UU Ketenagakerjaan. Di situ jelas bahwa pihak yang diputus hubungan kerja harus terlebih dulu mendapatkan surat peringatan pertama, kedua, ketiga.
Tetapi PT. BERRI INDOSARI telah melakukan pelanggaran didalam pemutusan hubungan kerja-PHK. Surat PHK dikirim ke rumah, Harusnya sesuai prosedur. Ini tidak sesuai prosedur, “Ujar Sdr. Kasman Salah Seorang karyawan yang menjabat sebagai Staff Administrasi Warehouse usai ditemui Tim Jurnalis globalmediain.online, Kamis (09/08/18).
Pihak Perusahaan PT. BERRI INDOSARI, tidak memberikan pesangon sesuai prosedur kepada pekerja yang diberhentikan secara sepihak. “Tambahnya.
Sementara itu, Mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, “Sdr. Mingsar Gamera, S.Psi. Diduga telah melakukan Kong-Kalikong dengan pihak perusahaan PT. BERRI INDOSARI yang dipimpin “Sdr. Jaya Sukamto itu, Hal itu terbukti dengan tidak adanya sikap tegas Tim Dinas Tenaga Kerja untuk mengusut pelanggaran yang dilakukan Salah satu perusahaan industri minuman tersebut, “Pungkas, Kasman saat dikonfirmasi dikediaman rumahnya. 
Sementara itu, Ketua Laskar Anti Korupsi “LAKI“ DPP Provinsi Banten, Angkat Bicara Soal Dugaan PHK Sepihak yang dilakukan oleh PT. BERRI INDOSARI Cikande-Serang.
“Kalo memang Surat PHK sepihak dikirim melalui POS ke rumah karyawan, itu sudah melanggar aturan, Apalagi Surat PHK tersebut tidak sampai kerumahnya dan Menurutnya itu sangat tidak profesional. Karena jika terjadi pemecatan, harus ada persetujuan antara pekerja dan perusahaan. Ini tidak. Hanya perusahaan saja yang tanda tangan, “Ungkapnya.
Ia menduga kesalahan pekerja sengaja dicari-cari dengan dalih mutasi. Adapun, pemberhentiannya sepihak, “Tegasnya.
(Tim Mediakota.online)