Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi
Adbox

Senin, 21 Mei 2018

Dikerjakan di Waktu Malam Disertai Hujan, Proyek Peningkatan Kawasan Permukiman Kumuh Pelaksana Cv. Alfians Diduga Bermasalah.

PANDEGLANG,  Media Kota
Pelaksanaan Proyek peningkatan Jalan kawasan permukiman kumuh Dinas Perumahan Rakyat dan
Plang Proyek Tampa Alamat
Permukiman dikerjakan tanpa memperhatikan kualitas. Pasalnya, pekerjaan dilakukan di malam hari tepatnya  pukul 12:30 malam yang disertai hujan.Cv. Alfians selaku pelaksana proyek pekerjaan peningkatan jalan rigid pavement yang berlokasi di Desa Nanggala, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Pagu Anggaran Senilai Rp. 180.000.000,- Tahun Anggaran 2018, hanya memikirkan keuntungan semata bagi Pelaksana Proyek tanpa memikirkan nasib-nasib warga masyarakat di Desa Cikeusik sehingga pembangunan bisa dirasakan jangka panjang Hasil investigasi media kota ke lokasi pekerjaan pembangunan proyek  peningkatan jalan lingkungan kawasan permukiman dan perumahan jenis betonisasi pola rigid pavement Ada beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan yang ditemukan dilokasi pembangunan. Salah satunya,  pelaksana tidak ada saat
Pengecoran Diwaktu Hujan Malam Hari
 melangsungkan pekerjaan, Permasalahan Konstruksi Beton dipertanyakan/Mutu beton yang dihasilkan tidak sesuai yang diharapkan karena pengecoran jalan  dilakukan tengah malam saat hujan turun. Selasa, (22-05-2018). Salah seorang pekerja "Sdr.Raspin" saat diwawancarai terkait pembangunan mengatakan pelaksana Cv.Alfians tidak ada dilokasi saat melangsungkan pekerjaan."Saya hanya sebatas pekerja, untuk pelaksananya pak mus dan untuk kebutuhan dilapangan sudah tercukupi karena baru satu malam saya bekerja. "Ucapnya.Menanggapi hal tersebut, Sekjen Gerakan Indonesia Bersatu (GIB), Sama Herlambang angkat bicara. Ia mengatakan jika memang terjadi seperti itu pihaknya menyayangkan hal tersebut.Dia menuturkan seharusnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang sumbernya dari uang rakyat harus bisa dipertanggung jawabkan dan pengerjaannya pun harus memperhatikan kualitas sehingga bisa dirasakan jangka panjang. "Pengerjaannya ya harus sesuai dengan apa yang tertera dalam buku kontrak serta harus sesuai dengan spesifikasi," paparnya kepada Media Kota.Pihaknya menyampaikan masyarakat juga berhak tahu serta berhak menegur kontraktor jika dalam pengerjaan
Hasil Pekerjaan 
jalan tersebut ada perbuatan curang."Warga lebih berhak mengawasi karena uang yang dipakai dari pajak yang dibayarkan dan warga pun berhak menegurnya jika itu menyalahi aturan," tandasnya.

Sementara, pekerjaan jalan betonisasi rigid pavement Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman tersebut yang memakan anggararan Rp. 180.000.000,- dengan pemenang lelang CV. ALFIANS yang tidak mencantumkan alamat lengkap, Sehingga Awak Media Sulit untuk melakukan konfirmasi terkait temuan hasil investigasi kepada pelaksana proyek ataupun pemilik commanditaire vennootschap atau CV. (Kasman,Herlan)