Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi
Adbox

Rabu, 04 April 2018

MEGA PROYEK SEMBILAN JEMBATAN BETONISASI DIDUGA PAKAI ALAT MANUAL

Pandeglang Media Kota


Pandeglang dari hasil pantauam awak media Dalam pelakasanaan proyek jembatan jalan Nasiomal Saketi malingping dari pemerimtah telah berjalan selama kurang lebih 6 bulan terhitung yamg pelaksana nya PT Nidya Karya ( NK) yng beralamat kantor di ds cijakan bojong
Dari semua pekerjaan ada 9 jembatan mulai dari jembatan cimanunjsng sampe ke Ciseda malingping dengan nilai kurang lebih Rp 86 milyar. Dalam ppelaksanaan mya kontrak selama 180 hari kalender.dan di antara itu ada satu jembatan yang masih dalam tahap penyelesaian tepat nya di jambatan cilemer ranca biluk picung,Di Duga
 dalam tahap pengerjaan nya tidak sesuai Spek  oleh PY.Nidya karya ( NK ) terkesan asal.karena kita temukan pengerjaan nya pada mlm hari pkl 20 malam memakai molen kecil ukuran 1 m3,yang seharus nya pake K 350 yang ber kualitas. Dalam hal pelaksanaan pekerjaan tersebut ksmi upaya konfirmasi pada pihak PT.lewat tlp seluler nya pk Bambang menjelas kan terkait itu beliau tidak tau bahkan sudah tidak menangani nya silahkan konfir ke
pihak menejer baru di kantor NK yg menangsni namun kami datang beberapa kali ke ksntor maupun ke lapsngsn nihil tidak dspat keterangan namun kami dapat jawaban dari bagian Humas Andreas di lapangan mengatakan terkait pengerjaan sestem manual pake molen tersebut hasil nya akan lebih bagus katanya
Serta terkait pemakaian semen merek merah putih pun itu sesuai spek aturan.namun hal ini kita berharap pada pihak pihak pemerintah dan dinas terkait dapat turun serta menindak lanjuti hal ini karena ksmi duga ada pemyimpangan ysng tidak sesuai spek serta akan merusak hasil pekerjaan dan merugikan uang negara tentunya di tambah laporan masyarakst desa banyumas di jembstan ci barahulu untuk segera di per baiki sehingga tidak terjadinya penyempitan jalan air dan lahan sawah warga tidak kebanjiran begitu pun kata kepala desa banyumas ade marji sudah memintah pada pada pihsk pelaksana namun hanya janji sampai sekarang tidak di perbaiki bahkan jln ke jembatan tersebut pun sudah mulai rusak retsk dan pecah pecah ujar nya.pertanyaan ksmi dalam hal ini apa musti tutup mata. ( red team )