Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi
Adbox

Rabu, 18 April 2018

Bantuan Alat Pertanian Combine Untuk Kelompok Tani Citarum di Desa Cibingbn Tak Terawat

PANDEGLANG, Media Kota-


 Bantuan pemerintah berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada petani melalui kelompok tani Citarum di Desa Cibingbin Kecamatan Cibaliung tidak terawat dan berkarat. Hal itu karena Alsintan yang diterima kelompok tani Citarum Ketua Kelompok Jahar kurang mendapatkan perawatan. Menanggapi hal tersebut, akhirnya Tim Gerakan Hak Asasi Manusia Nusantara, Ahmad Sambasi Angkat Bicara. Alsintan di bawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang tersebut tidak diperhatikan. "Semua mesin yang dimiliki baru semua mulai dari combine harvester sampai mesin pengayak. Kelompok Tani bisa meminjam melalui alsintan. Tapi setelah selesai harus dirawat dan dikembalikan, jangan dibiarkan mengarat dan tidak terawat" kata Ahmad Sambasi, Rabu (18/04/2018). Mesin-mesin tersebut, 

tambahnya, bisa mengurangi biaya produksi tanam maupun panen. Saat ini keberadaan mesin disimpan di rumah ketua kelompok Tani Jahar di Kp. Citarum Desa Cibingbin Kec. Cibaliung. Sama Herlambang, dari Hukum Ham mengatakan, sejak awal peminjaman sampai saat ini terhitung baru beberapa bulan peminjaman oleh kelompok tani tetapi kondisinya tidak terawat dan berkarat. Saat ini, keberadaan mesin combine harvester Alsintan milik Kementerian Pertanian tersebut di Simpan dirumah ketua ketua kelompok tani citarum "Sdr.Jahar di Desa Cibingbin. Namun Kondisinya mengarat terlihat tidak terawat Selain itu, juga terdapat 1 unit mesin pengayak yang sama kondisinya terlihat mengarat. "Combine harvester ada 1 unit, dan combine dan mesin pengayak 1 unit" katanya.
Kondisi Alsintan tersebut, tambahnya, dalam kondisi baru. Namun baru beberapa bulan mesin tersebut terlihat seperti mesin yang sudah bertahun-tahun. "Karena petani di pandeglang sekarang sudah sadar akan mekanisasi pertanian dan peminjaman ke provinsi sudah di realisasikan tetapi mesin tersebut tidak dirawat," ujarnya. Dirinya mengatakan, dari beberapa peminjaman, yang terlihat tidak terawat hanyalah milik kelompok tani citarum.Sementara itu ketua kelompok "Sdr.Jahar, Sulit untuk ditemui ketika hendak dikonfirmasi terkait Alat Mesin Pertanian tersebut. (Kasman/ Herlan).