Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi
Adbox

Kamis, 15 Maret 2018

PJS Dan Bendahara Desa Bojong Pandrglang Di Duga Kemplang Dana Desa Tahap 1 Dan 2

Pandeglang Media Kota

PJS Desa Bojong 
Anggaran dana desa yang di turunkan ke desa-desa untuk pembangunan yang merata oleh pemerintah pusat supaya pembangunan di rasakan lansung oleh warga desa.ada beberapa desa di pandeglang masa jabatannya habis oleh pemerintah di tunjuk salah satu PNS di tingkat kecamatan untuk menjabat
kepala desa sementara (PJS).Tapi banyak  oknum PJS mencari kesempatan dalam menjabat kepala desa sementara untuk merauk uang Dana Desa masuk kantong pribadi (korupsi).Salah satunya PJS dan Bendahara desa bojong di duga mengelapakan Anggaran tahap satu dan dua.

Hasil pantauan dan sekaligus konfirmasi terhadap beberapa aparatur desa serta tokoh masyarakat di desa bojong kecamatan bojong kabupaten pandeglang Banten terkait Program Desa dalam pelaksanaan nya di tahun 2017 untuk tahap satu dan dua ternyata di desa bojong ada kesimpang siuran dalan pelaksanaan pekerjaaan di beberapa titik seperti salah satu nya program Mbung yang harus di selesai kan tahap satu baru di selesaikan ke tahap dua dengan anggaran Rp 30,856.000.- yang kejelasan nya hibah nya belum jelas serta anggaran-anggarannya untuk program yang lainnya juga seperti tahap satu untuk pembuatan mbung dan caang baranang yg rencana 10 titik baru di laksanakan 1 titik dana kurang jelas serta serta produk unggulan-unggulan dan bayar pajak desa dari hasil temuan ini kami hasil konfirmasi awak media dan lembaga pada ketua BPD dan Ketua LPM desa bahkan ada hal kejanggalan ini pun upaya ke bendahara Diki namun gagal di temui nya terkait dana desa thp 1 dan selanjut nya kita upaya konfirmasi sama pjs Sabo untuk hal masalah dana waktu itu beliau mengatakan" belum ada laporan nya dan untuk hal progran DD tahap 2 insaalah katanya akan di" selesai kantanya.
Dalam hal ini pun pernah juga di adakan musyawarah untk pelaksanaan nya namun sampai saat ini ujar ketua Bpd hanya pemberitauan liwat telepon aja untuk ikut memantau plaksanaan program desa bojong ini serta laporan2 nya udah selesai apa belum nya karena Spj nya juga blm di pegamg saya katanya.Pertamyaan Para BPD dan anggaota dan ketua LPM" dana Dana  Desa tahap satu nilai Rp.500.-000.000.- lima ratus juta kurang lebih  dan tahap dua dari semua kegiatan itu tidak ada kejelasan nya bahkan pekerjaan Dana Desa tahap satu tidak ada keberesan,Tahap dua menjadi anggaran tahap satu di kemanakananggran tahap satu apa lagi tahap satu ada sisa anggaran kurang lebih katanya Rp.45.000.000.-(empat puluh lima juta rupiah ini keterangan pihak Bpd , pengenbalian uang dari mantan kepala Desa yang mau mencalonkan kembali mengembalikan uang dana desa 2016 yang belum direalisasikam atau pembangunan belum di laksanakan atas perintah dari inpektorat sebesar 56 juta dan uang pajak 28 juta tahap 2 produk unggulan 9 jt . dan Lpm dalam hal ini mohon pihak pemerintah pihak dinas'dinas terkait segera menindak lanjuti nya. Uang pengembalian sisa Dana Desa dari kepala desa yang lama sebanyak 56.000.000 tidak jelas ada di mana, dana desa diduga di selewengkan oleh oknum PJS dan Bendahara Desa Bojong mencapai ratusan juta rupiah.
Yaya salah satu LSM Aliansi Indonesia di kompirmasi MK mengakatakan" ini jelas sangat merugikan negara indikasinya korupsi ada hukumannya apa bila ini benar coba mana data-data nya akan saya buatkan Lapdu ke pihak yang berwenang supaya ada epek jera kepada PJS lainnya nanti apa bila menjabat di salah satu desa tidak meninggalkan masyalah" ujar yaya kepada MK di rumahnya kadu merak.(Red Tim)
( red team )