Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi

Pimpinan Umum / Pimpinan Redaksi
Adbox

Rabu, 28 Maret 2018

Diduga Camat Bojong Memungut Setiap Pembayaran Uang Ganti Rugi Di Luar Akta Jual Beli Tanah

Pandeglang Media Kota
Tanah yang di beli camat bojong

Pembuatan jalan Tol serang panimbang sepanjang 84 km banyak membebaskan tanah masyarakat untuk jalan tol tersebut.Salah satunya desa tijakan kecamatan Bojong sebanyak 160 kepala keluarga mendapat  penggantian ganti rugi, mulai dari 500 juta sampai milyaran rupiah. Masyarakat banyak kaya mendadak yang biasanya bertani dan berkebun mulai mempunya mobil dan barang mewah lainnya. Tapi ini membuat kesempatan pejabat pembuat akta tanah menjadi kaya mendadak dari hasil pajak jual beli yang sangat mahal dan pungutan lainnya.
Camat kecamatan Bojong diduga memungut dan memotong setiap pembayaran atau trangsaksi jual beli sebesar 15 juta sampai 40 juta setiap penerima uang bayaran tanah untuk tol tersebut di luar pembuatan akte jual beli.
Hasil investigasi MK di lapangan setelah pembayaran 26 warga yang menerima uang ganti rugi diduga camat langsung memotong uang warga antara 15 juta sampai 40 juta, dan hasil pungutan pembayaran tol tersebut camat langsung membeli tanah warga seharga 400 juta kontan diduga hasil pemotongan tersebut. MK beberapa kali mendatangi kantor kecamatan camat tidak ada di tempat untuk komfirmasi isu tersebut kepada camat bojong.
Dugaan pungutan oleh camat bojong sudah menjadi opini masyarakat desa tijakan ini pihak penegak hukum harus segera memanggil dan memeriksa camat bojong terkait pungutan.
Yaya salah satu sosial kontrol mengatakan " itu memang benar adanya pak Camat membeli tanah seharga 400 juta kepada warga dan diduga Pak Camat juga memungut uang warga yang menerima uang pembayaran tol ini baru sebanyak 26 orang yang di bayar minggu lalu dan minggu ini ada 80 orang lagi yang akan menerima pembayaran uang ganti rugi dari tol serang panimbang. Mungkin pak camat akan menjadi raja tanah di kecamatan bojong ini baru satu desa ada beberapa desa lagi yang akan menerima uang pembebasan tol tersebut, maka dari itu wartawan dan lsm mari kita kawal pembayaran uang pembebasan tanah masyarakat yang di bebaskan untuk jalan tol dan ingat katanya ada uang liputan buat wartawan yang di kordinator oleh salah satu warga setempat." Ujar Yaya kepada MK di balong saketi.
Yan Nasution salah satu wartawan yang sering investigasi untuk pembebasan tol mengatakan " sampai detik ini camat bojong sangat sulit di temui terkait temuan teman-teman saya dan rekan-rekan akan membawa bukti ke redaksi Media Kota untuk di laporkan kepada pihak penegak hukun dugaan pungutan liar Pak Camat Bajong" ujar Yan kepada MK.(Red)